Website SAF jogja

Sejarah

1994

Berawal kepedulian terhadap tumbuh kembang anak dan keinginan untuk berpartisipasi dalam pendidikan pra sekolah di Yogyakarta, dibentuklah sebuah kelas taman kanak-kanak Islam terpadu yang kemudian dikenal dengan TKIT Salman Al Farisi 1 pada tanggal 15 Desember 1994 di Pogung Baru blok A-17 dengan kelompok usia yaitu 3- 5 tahun. Alhamdulillah respon dari masyarakat sekitar sangat positif, terhitung kurang lebih hanya dalam dua tahun, jumlah siswa sudah mencapai 60 anak.

Kegiatan belajar mengajar awal dimulai dari kontrakan akhwat di daerah Jeruk Legi (belakang JEC Banguntapan, Bantul) selama 6  bulan. Selanjutnya, berpindah ke sebuah bangunan kelas di lingkungan Masjid Muadz Bin Jabal selama 6 bulan juga. Kemudian, berpindah lagi di rumah milik Bu Tri Winarsih (Bu Wiwik) selama 1 tahun, lalu pindah ke kontrakan Bu Muzna di Pogung Baru  A 17 selama 1 tahun juga.

Setelahnya, Alhamdulillah pengelola dapat mengupayakan tempat yang lebih besar yakni dengan berpindah ke LPQ Warungboto UH Kota Yogyakarta dan memulai tahun Pelajaran 1995 – 1996. Tempat ini kemudian resmi menjadi lokasi TKIT Salman Al Farisi 1.

1997

Respon positif masyarakat tersebut kemudian mendorong terbentuknya yayasan yang menaungi lembaga pengelola pendidikan yakni Yayasan Salman Al Farisi. Pada tanggal 17 Januari 1997 yayasan ini memiliki landasan hukum dengan Akte Notaris Mochammad Agus Hanafi, SH No.47/1997.

1998

Pada tahun ini, TKIT Salman Al Farisi 1 berkembang dengan  hadirnya Kelompok Bermain (KB)

1999

Pada tahun ini, dirintis KBIT Salman Al Farisi 3 berawal  dari gazebo di halaman timur kediaman Bu Muzna yang disulap menjadi tempat bermain. Gazebo tersebut berukuran  6 m x 4 m, tertutup dinding dengan satu pintu di sebelah barat. Seiring berjalannya waktu, mempertimbangkan kenyamanan dan komitmen layanan terbaik, dijadikanlah lantai dasar bangunan kosan milik Bu Muzna yang ada untuk penitipan  dan pengasuhan anak. Tempat tersebut Alhamdulillah berkembang, dari yang hanya di  lantai bawah sampai  meluas ke area halaman belakang, sehingga perlu ditutup  agar bisa digunakan sebagai tempat bermain dan belajar. Begitu pula di halaman depan kini dapat digunakan tempat bermain dengan tetap memberi  lahan parkir buat kendaraan pendidik.

2001

Pada tahun ini, dirintis TKIT Salman Al Farisi 2. Awalnya, bangunan yang digunakan untuk TKIT Salman Al Farisi 2 adalah bangunan SDN Catur Tunggal, total yang digunakan ada 2  ruangan. Karena ruangan sangat luas, maka satu ruang disekat menjadi dua: 1 untuk Kelompok Bermain (KB) dan 1 untuk Kelompok A.  Satu ruangan lagi digunakan untuk ruang serbaguna.

Selanjutnya, TKIT Salman Al Farisi 2 Alhamdulillah dapat berpindah ke lokasi resmi setelah sekian lobby dan pembebasan, persisnya di Jalan Mangga daerah Klebengan pada tahun ajaran 2004 – 2005.

Tahun ini pula dirintis SDIT Salman Al Farisi 1 yang bangunan awalnya memanfaatkan bekas bangunan SD SDN Condongcatur daerah Klebengan. 8 tahun berlalu, SDIT Salman Al Farisi 1 harus pindah karena lahan tersebut akan digunakan untuk proyek pembangunan GOR Klebengan. SDIT Salman Al Farisi 1 kemudian dipindahkan ke bekas bangunan SDN Pogung Rejo secara resmi pada akhir tahun 2009.

2002

Pada tahun 2002, KB-TKIT Salman Al Farisi 1 kembali berkembang dengan hadirnya Taman Batita (TB) dengan lingkup usia peserta didik  <3 tahun.

2008

Bangunan SDIT Salman Al Farisi 2 dibangun pertama kali pada Bulan April 2008. Tempat belajar ini didapat atas kebaikan Muhsinin dari Timur Tengah bernama Abu ‘Abirahman lewat Qatar Charity.

2015

SMPIT Salman Al Farisi Boarding School dibangun atas harapan opsi pendidikan lanjutan bagi lulusan SDIT Salman Al Farisi. Sekolah dan asrama putri SMPIT dibangun di atas tanah wakaf seluas 5.800 m2, sedangkan asrama putanya dibangun di atas tanah terpisah seluas 3000 m2 yang tidak jauh dari lokasi sekolah utama.