Website SAF jogja

Sinergi Membangun Peradaban: Langkah Salman Al Farisi Perkuat Manajemen Pendidikan dan Operasional

SEMARANG – Menjaga kualitas pendidikan menuntut keterbukaan untuk terus belajar dan bertumbuh. Semangat inilah yang melandasi keluarga besar Yayasan Salman Al Farisi saat menggelar agenda Studi Tiru ke Yayasan Samudra Ilmu, Semarang, pada Senin, 4 Mei 2026.

Agenda ini diikuti oleh delegasi lengkap yang terdiri dari karyawan bidang operasional, bidang pendidikan, hingga seluruh Kepala Sekolah dari jenjang KB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Kunjungan ini menjadi momentum krusial bagi para pengelola lembaga untuk memperluas cakrawala, mempererat koneksi, serta mengeksplorasi gagasan segar demi masa depan Sekolah Salman Al Farisi yang lebih baik.

Saling Mengenal, Saling Menginspirasi

Kegiatan dimulai dengan suasana hangat melalui sesi sambutan dari kedua belah pihak. Perwakilan Salman Al Farisi dan Yayasan Samudra Ilmu saling memaparkan profil serta visi-misi lembaga masing-masing. Pertukaran informasi ini memberikan gambaran awal tentang kekuatan setiap yayasan dalam mengelola institusi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.

Bedah Dapur: Sharing Session Dua Jalur

Untuk mendapatkan hasil yang lebih tajam dan aplikatif, sesi sharing dibagi ke dalam dua kelompok besar:

  • Kelompok 1 (Manajemen & Operasional): Fokus pada “dapur” yayasan. Sesi ini mempertemukan Direktur Operasional, Keuangan, SDM, Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), hingga Koordinator Al-Qur’an. Mereka berdiskusi mendalam mengenai tata kelola keuangan yang akuntabel, strategi pengembangan SDM, kemandirian ekonomi melalui BUMS, hingga standarisasi pembelajaran Al-Qur’an yang efektif.

  • Kelompok 2 (Kepemimpinan Sekolah): Diisi oleh seluruh Kepala Sekolah dari seluruh jenjang. Diskusi kelompok ini berpusat pada manajemen sekolah, mulai dari kepemimpinan instruksional, inovasi kurikulum, hingga strategi membangun budaya sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa.

Membawa Pulang Gagasan Baru

Studi tiru ini bukan sekadar melihat keberhasilan lembaga lain, namun juga menjadi cermin bagi Salman Al Farisi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

“Kami pulang membawa catatan berharga. Banyak praktik baik di Samudra Ilmu yang bisa kita adaptasi dan modifikasi sesuai karakter Salman Al Farisi. Tujuannya satu: memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para siswa dan wali murid,” ujar salah satu peserta studi tiru.

Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga seperti ini, Sekolah Salman Al Farisi optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga tangguh secara manajemen dan operasional.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *