Website SAF jogja

Admin Situs

Sinergi Hati dan Ilmu: Membangun Pondasi Tarbiyah di Sekolah Orangtua Salman (SOS)

Sleman – Hubungan antara sekolah dan rumah ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dalam proses pendidikan anak. Menyadari pentingnya keselarasan tersebut, SDIT Salman Al Farisi (SAF) 2 menggelar agenda rutin Sekolah Orangtua Salman (SOS) pada Sabtu, 11 April 2026 bertempat di GOR SDIT Salman Al Farisi 2. Acara dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dengan dihadiri oleh seluruh wali murid dengan antusias. Agenda SOS kali ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang belajar bersama untuk memperdalam ilmu pengasuhan dan tarbiyah. Menyelami Psikologi Anak bersama Pakar Sesi pertama dibuka oleh pemateri ahli, Ibu Audah Masykuroh, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Biro Psikologi Metamorfosa. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya memahami fase tumbuh kembang psikologis anak di era modern. Orang tua diajak untuk lebih peka terhadap emosi anak dan bagaimana membangun komunikasi yang efektif agar anak merasa aman dan didukung sepenuhnya di rumah. Sekolah sebagai Mitra Tarbiyah Tak kalah penting, sesi kedua diisi oleh Ibu Nuzul Hidayati, S.Pd. yang mengangkat tema “Peran Sekolah dalam Tarbiyah Buah Hati”. Beliau memaparkan bahwa keberhasilan pendidikan karakter dan nilai-nilai Islam (tarbiyah) sangat bergantung pada konsistensi antara apa yang diajarkan guru di sekolah dan apa yang dipraktikkan orang tua di rumah. “Sekolah adalah rumah kedua, namun orang tua tetaplah madrasah pertama dan utama bagi anak. Sinergi inilah yang ingin kita perkuat melalui SOS,” ungkap Ibu Nuzul dalam materinya. Membangun Visi Bersama Agenda SOS ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Banyak wali murid yang berbagi keresahan sekaligus mendapatkan solusi konkret dari para pakar. Diharapkan, setelah mengikuti agenda ini, para orang tua pulang membawa bekal ilmu baru untuk dipraktikkan dalam mendampingi tumbuh kembang Ananda. Melalui adanya Sekolah Orangtua Salman, SDIT SAF 2 terus berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik yang tidak hanya fokus pada akademik murid, tetapi juga pemberdayaan orang tua. Karena sejatinya, untuk mendidik satu anak yang hebat, dibutuhkan kerjasama seluruh “desa”, dan itu dimulai dari keselarasan antara guru dan orang tua.

Sinergi Hati dan Ilmu: Membangun Pondasi Tarbiyah di Sekolah Orangtua Salman (SOS) Read More »

Sinergi dalam Kegembiraan: Semarak Lomba Milad ke-31 Salman Al Farisi Satukan Seluruh Lini Lembaga

Sleman, 3 Januari 2026 – Mengawali tahun baru dengan energi yang meluap, Keluarga Besar Yayasan Salman Al Farisi menggelar rangkaian lomba internal dalam rangka memperingati Milad Salman Al Farisi ke-31. Bertempat di SDIT Salman Al Farisi 2, acara ini menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi akbar bagi seluruh elemen lembaga, mulai dari jajaran yayasan pusat, tim operasional, seluruh unit pendidikan, hingga unit bisnis (BUMS). Kegiatan ini merupakan bagian dari “Road to Milad 31” sebagai pemanasan menuju acara puncak yang insyaallah akan dilaksanakan pada 7 Februari 2026 mendatang. Suasana hangat, seru, dan penuh gelak tawa mewarnai setiap sudut lokasi acara. Sportivitas di Lapangan, Kreativitas di Meja Ukir Kemeriahan pecah saat dimulainya pertandingan Futsal. Tidak hanya diikuti oleh para pegawai ikhwan, persaingan sengit dan seru juga terlihat dalam pertandingan futsal akhwat. Sorak-sorai pendukung dari masing-masing unit menambah atmosfer kompetisi yang sehat namun tetap dalam bingkai ukhuwah. Di sisi lain, suasana yang lebih tenang namun penuh konsentrasi terlihat di area lomba Fruit Carving (mengukir buah). Di sini, para peserta menunjukkan sisi artistik mereka dengan menyulap buah-buahan menjadi karya seni yang indah dan detail. Lomba ini membuktikan bahwa dedikasi dan ketelitian para pegawai Salman Al Farisi tidak hanya hadir di ruang kerja, tapi juga dalam karya kreativitas. Sehat dan Berbagi: Kolaborasi Aksi Kemanusiaan Milad ke-31 ini tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan lomba, tetapi juga dengan aksi nyata kepedulian terhadap sesama dan kesehatan diri. Panitia menghadirkan beberapa layanan kesehatan yang bekerja sama dengan mitra strategis: Aksi Donor Darah: Bekerja sama dengan RS Sardjito, puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan dari para pegawai yang antusias berbagi untuk kemanusiaan. Cek Kesehatan Rutin: Bersama LAZ Pundi Surga, para pegawai mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar untuk memastikan kondisi fisik tetap prima dalam melayani umat. Cek Kesehatan Kulit: Menambah keistimewaan acara, RCSM (Rumah Cantik Sehat Muslimah) Jogja turut hadir memberikan layanan konsultasi dan cek kesehatan kulit bagi para pegawai. Menuju Puncak Perayaan Ketua Panitia Milad menyatakan bahwa agenda hari ini adalah manifestasi dari rasa syukur atas perjalanan 31 tahun Salman Al Farisi. Kebersamaan antara unit pendidikan dan bisnis (BUMS) diharapkan semakin solid, sehingga pelayanan lembaga kepada masyarakat semakin maksimal. “Ini adalah momentum kita untuk sejenak melepas penat, tertawa bersama, dan saling menguatkan. Insyaallah, energi positif hari ini akan kita bawa hingga puncak Milad di bulan Februari nanti,” ujarnya.

Sinergi dalam Kegembiraan: Semarak Lomba Milad ke-31 Salman Al Farisi Satukan Seluruh Lini Lembaga Read More »

Selangkah Lagi! Visitasi Pendirian SMAIT Salman Al Farisi Tandai Babak Baru Dakwah Pendidikan Salman Al Farisi

Sleman, 12 Februari 2026 – Yayasan Salman Al Farisi kini bersiap melebarkan sayapnya ke jenjang pendidikan menengah atas. Bertempat di gedung calon SMAIT Salman Al Farisi (SAFA), telah dilaksanakan agenda krusial yakni Visitasi Perizinan Pendirian Sekolah oleh Tim Asesor dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan impian besar menghadirkan pendidikan jenjang SMA yang berkarakter Qurani dan berwawasan global di wilayah Sleman. Verifikasi Mendalam dan Profesional Acara diawali dengan pembukaan yang hangat sekaligus khidmat. Tim persiapan visitasi beserta para calon guru SMAIT SAFA tampak antusias menyambut kehadiran para asesor. Suasana kerja keras dan persiapan matang selama berbulan-bulan terasa sangat kental di setiap sudut gedung. Memasuki agenda inti, tim asesor melakukan verifikasi berkas dan administrasi. Proses ini berlangsung sangat detail, mencakup kurikulum, kualifikasi tenaga pendidik, hingga rencana strategis sekolah. Diskusi antara tim SAFA dan asesor berjalan dinamis, menunjukkan kesiapan mental dan manajerial tim dalam mengelola sekolah tingkat atas. Pemeriksaan Fasilitas: Lebih dari Sekadar Bangunan Rangkaian acara berlanjut dengan physical checking atau peninjauan lapangan. Tim asesor bersama jajaran pimpinan berkeliling mengecek kesiapan setiap unit gedung dan ruangan. Fokus pemeriksaan meliputi: Ketersediaan dan kelayakan ruang kelas. Checking toolkit dan sarana prasarana penunjang di setiap ruangan. Kelengkapan fasilitas laboratorium, perpustakaan, hingga area publik. Ketelitian tim asesor dalam mengecek ketersediaan perlengkapan di setiap unit memastikan bahwa saat operasional nanti, siswa SMAIT SAFA benar-benar mendapatkan standar pelayanan pendidikan yang prima dan aman. Menyongsong Masa Depan Visitasi ditutup dengan sesi refleksi dan masukan dari tim asesor. Secara umum, progres persiapan gedung dan administrasi SMAIT SAFA menunjukkan komitmen tinggi dari Yayasan Salman Al Farisi. Langkah ini menjadi jembatan bagi para lulusan SMPIT Salman Al Farisi dan masyarakat luas yang merindukan keberlanjutan pendidikan Islam terpadu yang berkualitas. Dengan selesainya tahap visitasi ini, doa dan harapan kini dipanjatkan agar izin operasional segera terbit, sehingga SMAIT SAFA dapat mulai menyemai benih kebaikan bagi generasi muda mulai tahun ajaran mendatang.

Selangkah Lagi! Visitasi Pendirian SMAIT Salman Al Farisi Tandai Babak Baru Dakwah Pendidikan Salman Al Farisi Read More »

Indahnya Berbagi, Bermakna dalam Ilmu: Semarak Bakti Sosial Ramadhan di TB-KB-TKIT SAF 1

Sleman, 28 Februari 2026 – Di tengah khidmatnya suasana bulan suci Ramadhan, TB-KB-TKIT Salman Al Farisi (SAF) 1 menggelar agenda rutin yang penuh makna: Bakti Sosial (Baksos). Bertempat di lingkungan sekolah, acara ini bukan sekadar ajang berbagi bantuan fisik kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, namun juga menjadi ruang belajar bagi murid dan wali murid untuk memperdalam spiritualitas dan ilmu parenting. Panggung Kreativitas Siswa: Pembuka yang Menggugah Acara dibuka dengan penuh semangat oleh seluruh murid dan wali murid. Keceriaan pecah saat anak-anak mulai naik ke atas panggung untuk menampilkan bakat mereka. Mulai dari lantunan merdu hafalan surah pendek, nasyid yang ceria, hingga kelincahan Tari Indang dan harmonisasi musik angklung. Penampilan ini membuktikan bahwa pendidikan di SAF 1 berhasil memadukan kecerdasan spiritual dan pelestarian budaya sejak dini. Menyelami Sirah Bersama Ustadz Wuntad Suasana semakin hidup saat Ustadz Wuntad hadir untuk “Berkisah”. Dengan gayanya yang sangat ekspresif dan jenaka, beliau membawa anak-anak bertualang menembus waktu menyelami perjalanan hidup Rasulullah SAW. Mulai dari momen turunnya wahyu kenabian yang menggetarkan, hingga perjalanan agung menjemput perintah salat, diceritakan dengan cara yang begitu enjoyable. Tak heran, anak-anak tampak terpaku mengikuti setiap gerak dan suara sang Ustadz, membuat pemahaman tentang Sirah Nabawiyah tertanam tanpa rasa bosan. Nasihat untuk Orang Tua: Marah yang Beradab Tidak hanya untuk anak-anak, Ustadz Wuntad juga memberikan “bekal” bagi para orang tua. Dengan gaya yang lucu namun tetap tajam, beliau menekankan bahwa keteladanan adalah kunci utama. “Anak adalah peniru ulung. Tanpa teladan yang baik, mereka hanya akan melihat contoh yang salah di depan matanya,” pesan beliau. Beliau juga membagikan tips praktis saat emosi melanda ketika menghadapi kesalahan anak, yaitu dengan dua langkah cerdas: Berdzikir: Agar lisan tetap terjaga dari kata-kata buruk yang bisa melukai hati anak. Bertanya “Kenapa”: Agar orang tua terbiasa melakukan tabayyun (klarifikasi) dan memahami maksud di balik tindakan anak, alih-alih langsung menghakimi. Berbagi Keberkahan untuk Sesama Puncak dari agenda ini adalah penyaluran paket bakti sosial kepada masyarakat sekitar sekolah yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, keluarga besar SAF 1 ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan tidak hanya dirasakan di dalam lingkungan sekolah, tetapi juga mengalir hingga ke rumah-rumah tetangga di sekitar kita. Agenda Baksos ini ditutup lalu dilanjutkan dengan agenda tebus sembako murah, pembagian sembako gratis, dan bazar murah untuk masyarakat. Benar adanya, bahwa tangan yang memberi lebih mulia, namun tangan yang merangkul dan memberi teladan akan menciptakan jejak kebaikan yang takkan terhapus waktu.  

Indahnya Berbagi, Bermakna dalam Ilmu: Semarak Bakti Sosial Ramadhan di TB-KB-TKIT SAF 1 Read More »

Matematika Tanpa Bingung: Guru SDIT Salman Al Farisi Perdalami Strategi Pembelajaran Pecahan di BBGTK DIY

Yogyakarta, Februari 2026 – Matematika seringkali dianggap sebagai “momok” bagi sebagian siswa, terutama saat memasuki materi pecahan. Memahami tantangan tersebut, seluruh guru Matematika dari SDIT Salman Al Farisi 1 dan 2 melakukan langkah proaktif dengan menggelar agenda Komunitas Belajar (Kombel) pada tanggal 11 dan 20 Februari 2026. Bertempat di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY, para pendidik ini berkumpul bukan sekadar untuk menggugurkan kewajiban, melainkan untuk merumuskan cara agar matematika—khususnya pecahan—menjadi materi yang dinantikan oleh siswa. Belajar Langsung dari Sang Pakar Suasana Kombel kali ini berlangsung seru dan jauh dari kesan kaku. Hal ini tidak lepas dari kehadiran narasumber ahli, Bapak Wiworo, S.Si., M.M., seorang Widyaiswara dari BBGTK DIY yang dikenal sangat piawai dalam membedah metode pembelajaran matematika. Bapak Wiworo mengajak para guru untuk mengubah paradigma lama. Matematika tidak boleh hanya sekadar deretan angka di papan tulis, tetapi harus menjadi pengalaman belajar yang nyata bagi anak-anak. Mengupas Pecahan secara Kontekstual Materi inti dalam pertemuan dua hari ini adalah Strategi Penyampaian Materi Pecahan. Guru-guru diajak menyelami dua pendekatan utama: Pendekatan Efektif: Bagaimana menyederhanakan konsep pecahan yang abstrak menjadi sesuatu yang logis dan mudah ditangkap oleh logika dasar anak SD. Pendekatan Kontekstual: Mengaitkan pecahan dengan situasi sehari-hari. Mulai dari membagi pizza, memotong kue, hingga pembagian porsi makanan, sehingga siswa menyadari bahwa “matematika itu ada di sekitar kita”. Sinergi untuk Kualitas Pendidikan Pertemuan ini menjadi momen penting bagi guru SDIT SAF 1 dan 2 untuk saling bertukar pikiran dan berbagi kendala yang dihadapi di kelas masing-masing. Dengan adanya sinergi ini, standar kualitas pengajaran matematika di seluruh unit Salman Al Farisi diharapkan semakin meningkat dan seragam. “Kami ingin siswa tidak lagi merasa terbebani dengan rumus, tapi mereka paham maknanya. Lewat pendekatan kontekstual ini, insyaallah anak-anak akan lebih enjoy belajar matematika,” ujar salah satu peserta guru. Kombel ini diakhiri dengan semangat baru para guru untuk segera mempraktikkan “ilmu BBGTK” ini ke dalam kelas masing-masing. Karena guru yang terus belajar adalah kunci lahirnya siswa yang mencintai ilmu  

Matematika Tanpa Bingung: Guru SDIT Salman Al Farisi Perdalami Strategi Pembelajaran Pecahan di BBGTK DIY Read More »

Semarak Ramadhan di SDIT SAF 2: Mengasah Bakat, Menanam Benih Shalih Sejak Dini

Sleman, 23 Februari 2026 – Suasana di SDIT Salman Al Farisi 2 tampak berbeda dari biasanya. Diiringi udara pagi yang sejuk di bulan suci, sekolah ini berubah menjadi panggung kreativitas dan syiar Islam melalui agenda Lomba Ramadhan. Diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6, acara ini berlangsung seru, meriah, dan penuh semangat kompetisi yang sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengisi bulan Ramadhan dengan aktivitas positif, sekaligus menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk menggali potensi diri dalam bidang agama dan seni islami. Gemilangnya Sang Pemenang Cilik (Kelas 1-2) Untuk level kelas bawah, fokus utama adalah membangun kepercayaan diri dan kecintaan pada ibadah harian. Sorak-sorai dukungan dari teman sekelas pecah saat kelompok Nasyid Islami tampil di atas panggung kecil dengan suara yang menggemaskan. Tak kalah khidmat, di ruang kelas, para siswa menunjukkan ketenangan dalam lomba Salat Berjamaah. Sementara itu di kelas lainnya, suara lantang dan merdu bergema dalam lomba Adzan dan Iqamah. Di bidang hafalan, para penguji dibuat takjub dengan kelancaran para siswa dalam lomba Tahfizh, serta keberanian mereka menyampaikan pesan kebaikan dalam Pildacil (Pemilihan Da’i Cilik). Adu Ketangkasan dan Ilmu (Kelas 3-5) Memasuki level kelas atas, tantangan yang diberikan pun semakin beragam dan berbobot. Selain melanjutkan cabang lomba seperti Nasyid, Salat, Adzan, Tahfizh, dan Pildacil, terdapat dua cabang lomba baru yang sangat dinantikan: Ranking 1: Lomba asah otak bertema keislaman dan pengetahuan umum ini menjadi primadona. Satu per satu peserta berguguran hingga menyisakan satu pemenang yang berhasil menjawab pertanyaan pamungkas dengan tepat. Tartil: Di sini, keindahan makhraj dan tajwid menjadi penilaian utama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan dengan tenang benar-benar menyejukkan hati siapa pun yang mendengarnya. Ramadhan: Momentum Transformasi Diri Kepala Sekolah SDIT Salman Al Farisi 2 menyampaikan bahwa menang atau kalah bukanlah tujuan utama dari rangkaian lomba ini. “Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak kita belajar untuk berani tampil, jujur dalam berkompetisi, dan semakin cinta dengan nilai-nilai Islam di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya di sela-sela acara. Keseruan agenda hari ini ditutup dengan senyum lebar para siswa. Mereka pulang tidak hanya membawa harapan akan hadiah, tetapi juga pengalaman berharga bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berprestasi.

Semarak Ramadhan di SDIT SAF 2: Mengasah Bakat, Menanam Benih Shalih Sejak Dini Read More »

Wirausahawan Cilik Beraksi! Keseruan Market Day KB-TKIT Salman Al Farisi 2 Ubah Hasil Karya Jadi Barang Berharga

Sleman, 13 Februari 2026 – Suasana di teras dan halaman KB-TKIT Salman Al Farisi 2 mendadak berubah menjadi pasar kaget yang penuh warna dan keceriaan. Bukan pasar biasa, melainkan agenda Market Day yang menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan bakat kewirausahaan mereka sejak dini. Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh siswa sebagai “penjual cilik” dan para wali murid yang hadir dengan penuh antusias sebagai pembeli setianya. Belajar Hidup Lewat Transaksi Seru Market Day kali ini bukan sekadar simulasi jual beli, tapi merupakan laboratorium kehidupan bagi anak-anak. Dengan memakai celemek atau atribut khas penjual, anak-anak belajar bagaimana cara menjajakan dagangan, menawarkan barang dengan suara lantang yang menggemaskan, hingga mempraktikkan cara bertransaksi menggunakan uang secara langsung. Interaksi antara anak dan orang tua di sini terlihat sangat hangat. Tak jarang terdengar tawa saat melihat “negosiasi” lucu antara wali murid yang menawar dan anak-anak yang teguh dengan harga barangnya. Di sini, keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan konsep matematika dasar (berhitung) diasah dengan cara yang sangat menyenangkan. Mahakarya Tangan-Tangan Kecil Apa yang membuat Market Day kali ini istimewa adalah barang-barang yang dijajakan. Alih-alih menjual barang pabrikan, lapak-lapak kecil di halaman sekolah ini dipenuhi dengan hasil karya tangan anak-anak sendiri. Beberapa di antaranya meliputi: Kolase cantik dengan berbagai motif. Tempat pensil unik yang dihias penuh warna. Lembar mewarnai hasil kreasi mandiri. Kerajinan tangan kreatif lainnya. Melihat karya mereka berpindah tangan dan dihargai dengan uang, memberikan rasa percaya diri serta kebanggaan yang luar biasa bagi para siswa. Mereka belajar bahwa sebuah usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil yang manis. Membangun Karakter Qurani yang Mandiri Kepala Sekolah KB-TKIT Salman Al Farisi 2 menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan untuk menanamkan jiwa kemandirian dan etos kerja islami. “Kita ingin anak-anak memahami bahwa mencari rezeki itu harus dengan cara yang baik, kreatif, dan jujur,” ungkapnya. Acara ditutup dengan wajah-wajah ceria para siswa yang berhasil “melariskan” dagangan mereka. Market Day bukan hanya tentang berapa banyak uang yang terkumpul, tapi tentang berapa banyak pengalaman dan keberanian yang berhasil mereka bawa pulang.

Wirausahawan Cilik Beraksi! Keseruan Market Day KB-TKIT Salman Al Farisi 2 Ubah Hasil Karya Jadi Barang Berharga Read More »

Puncak Milad ke-31 SAF: Refleksi Satu Tahun, Sinergi Lembaga, dan Bekal Menyambut Ramadhan

Sleman, 7 Februari 2026 – Gema takbir dan selawat mengiringi langkah ratusan pejuang pendidikan dalam acara Puncak Milad Yayasan Salman Al Farisi ke-31. Bertempat di GOR SMPIT Salman Al Farisi, agenda ini menyatukan seluruh keluarga besar mulai dari unit pendidikan, unit bisnis (BUMS), hingga kantor pusat dalam satu harmoni syukur yang luar biasa. Sesuai dengan tema milad tahun ini, “Ikhlas di hati, benahi diri, tingkatkan kompetensi, menuju profesional diri”, acara ini dirancang sebagai paduan antara penguatan spiritual, intelektual, dan apresiasi kesejahteraan. Kesehatan Jasmani dan Nutrisi Rohani Pagi dimulai dengan energi positif melalui senam bersama seluruh pegawai. Keceriaan ini kemudian bertransformasi menjadi kekhidmatan saat memasuki sesi Tarhib Ramadhan. Sesi ini juga diikuti secara daring oleh para wali murid sekolah Al Farisi melalui Zoom Meeting. Ustadz Ma’ruf Amari hadir membawakan materi “Puasa dalam Tinjauan Kesehatan Sosial dan Spiritual”. Beliau menekankan bahwa puasa bukan sekadar hablum minallah (hubungan dengan Allah), tetapi juga harus berdampak pada hablum minan nas (hubungan sosial). “Kesalehan pribadi harus berbanding lurus dengan kesalehan sosial melalui tarawih berjamaah dan interaksi yang baik,” pesan beliau. Sebelum tarhib dimulai, LAZ Pundi Surga menyampaikan laporan perjalanan dan transparansi penyaluran dana. Rekapitulasi ini menunjukkan dampak nyata filantropi Islam dalam mendukung dakwah, sosial, dan pendidikan di lingkungan Salman Al Farisi. Sinergi Pendidikan: Menjawab Tantangan Zaman Setelah sesi spiritual, acara formal dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Salman Al Farisi. Ketua Yayasan, Prof. Ir. M. Khairudin, M.T., PhD., IPU., ASEAN., Eng, dalam sambutannya memberikan motivasi tentang pentingnya menjaga marwah lembaga di usia yang ke-31. Acara dilanjutkan dengan Talkshow Pendidikan yang menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Sleman (Mustadi, S.Sos, M.M) dan Anggota DPRD Sleman (Yani Fathu Rahman, S.Pd.I). Diskusi hangat ini membedah peran strategis sekolah Islam di Sleman dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri Qurani. Tak lupa, Bapak Sunardi, ST., S.Kom (Direktur Operasional Yayasan) memberikan paparan refleksi pencapaian Yayasan Salman Al Farisi selama satu tahun sebagai cermin untuk melompat lebih tinggi di tahun depan. Pesta Prestasi dan Apresiasi “Salman Sejahtera” Keseruan memuncak saat pengumuman pemenang lomba-lomba milad. Persaingan antar lembaga seperti futsal, fruit carving, hingga cover Mars Salman dimenangkan dengan penuh sportivitas. Namun, yang paling membanggakan adalah apresiasi terhadap kompetensi pegawai, mulai dari tim kebersihan, dapur, administrasi, hingga inovasi modul pembelajaran dan buku cerita karya para guru. Momen paling mengharukan terjadi saat penganugerahan Penghargaan Salman Sejahtera. Sebagai bentuk terima kasih atas pengabdian tanpa tepi: 10 Pegawai dengan masa kerja 15 tahun ke atas menerima masing-masing emas 3 gram. 3 Pegawai dengan masa kerja terlama mendapatkan hadiah Ibadah Umroh. Air mata haru dan senyum syukur merebak saat para penerima naik ke panggung—sebuah bukti nyata bahwa loyalitas dihargai tinggi di rumah besar Salman Al Farisi. Penutup: Kesejahteraan Bersama Rangkaian acara ditutup dengan Rapat Akhir Tahun (RAT) BMT Salman Al Farisi. Sebagai penutup yang manis, pembagian doorprize dari Sisa Hasil Usaha (SHU) menjadi kado tambahan bagi para anggota, memastikan semua pulang dengan hati yang bahagia. Milad ke-31 ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momentum untuk kembali sujud dan bersiap melayani umat dengan lebih profesional di tahun-tahun mendatang.

Puncak Milad ke-31 SAF: Refleksi Satu Tahun, Sinergi Lembaga, dan Bekal Menyambut Ramadhan Read More »

Menjemput Keberkahan di Bulan Suci: SOS TB-KB-TKIT SAF 1 Ajak Orang Tua Siapkan Ramadhan Penuh Makna

Yogyakarta, 24 Januari 2026 – Suasana syahdu dan penuh kekeluargaan menyelimuti gedung TB-KB-TKIT Salman Al Farisi (SAF) 1 pada Sabtu pagi. Seluruh wali murid berkumpul untuk mengikuti agenda rutin yang sangat dinantikan, yaitu Sekolah Orangtua Salman (SOS). Mengangkat tema besar “Ramadhanku Rindu Bersama Keluarga”, pertemuan kali ini menjadi sarana persiapan spiritual keluarga besar SAF 1 dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang kian dekat. Awalan yang Menggetarkan Jiwa Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan pembukaan dan lantunan ayat suci Al-Qur’an (tilawah) yang membangkitkan kekhusyukan. Sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan identitas lembaga, para peserta serentak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan Mars JSIT dan Mars Salman Al Farisi yang menggugah semangat perjuangan di dunia pendidikan Islam. Kepala Sekolah TB-KB-TKIT SAF 1 dalam sambutannya tidak hanya memberikan ucapan selamat datang, tetapi juga memaparkan perkembangan sekolah serta informasi penting terkait agenda pendidikan putra-putri tercinta. Beliau menekankan pentingnya keselarasan antara pendidikan di sekolah dan pembiasaan di rumah. Gema Asmaul Husna: Penyejuk Pagi Sebelum memasuki materi inti, suasana semakin haru dan khidmat saat agenda pentas dimulai. Penampilan “Gema Asmaul Husna” menjadi oase pagi yang menyejukkan. Lantunan asma-asma Allah yang agung ini berhasil membawa hati para orang tua untuk sejenak berhenti dari hiruk pikuk rutinitas dunia dan fokus pada tujuan utama mendidik anak: meraih ridha Sang Pencipta. Kajian Inti: Merajut Rindu Ramadhan di Rumah Puncak acara diisi dengan kajian parenting yang bertajuk “Ramadhan Ku Rindu Bersama Keluarga”. Materi ini disampaikan secara mendalam, mengajak para orang tua untuk mulai merancang strategi agar Ramadhan tahun ini menjadi momen yang paling dirindukan oleh anak-anak di rumah. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain: Menciptakan atmosfer Ramadhan yang menyenangkan bagi anak usia dini. Membangun kedekatan emosional melalui ibadah bersama. Menjadikan rumah sebagai madrasah pertama yang penuh kasih sayang selama bulan puasa. Diskusi dan Penutup Antusiasme wali murid terlihat sangat tinggi saat sesi tanya jawab berlangsung pukul 09.45 WIB. Banyak orang tua berkonsultasi mengenai tantangan mengajak anak-anak balita untuk mulai mengenal puasa dengan cara yang suportif. Acara ditutup pada pukul 10.15 WIB dengan informasi tambahan dan doa bersama. Melalui agenda SOS ini, diharapkan para orang tua pulang tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa tekad baru untuk menjadikan Ramadhan kali ini sebagai madrasah terbaik bagi keluarga besar Salman Al Farisi 1.

Menjemput Keberkahan di Bulan Suci: SOS TB-KB-TKIT SAF 1 Ajak Orang Tua Siapkan Ramadhan Penuh Makna Read More »

Inovasi Pembelajaran Usia Dini: Guru TK Salman Al Farisi Dalami Strategi ADLX Introflex di Gedung DPD RI

Yogyakarta, 30 Desember 2025 – Pada hari Selasa 30 Desember 2025 di Gedung DPD RI Yogyakarta, seluruh guru TK Salman Al Farisi berkumpul untuk memperdalam kompetensi pedagogik mereka. Agenda Pembinaan Guru TK ini berlangsung seru dan penuh antusiasme, menjadi wadah bagi para pendidik anak usia dini untuk menyelaraskan kurikulum nasional dengan nilai-nilai khas Salman Al Farisi. Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan bahwa pembelajaran di tingkat PAUD bukan sekadar aktivitas bermain biasa, melainkan sebuah proses pembelajaran mendalam (deep learning) yang berkesan bagi tumbuh kembang anak. Kurikulum Nasional dengan Pendekatan Deep Learning Narasumber ahli, Ibu Giyarni, S.Pd.AUD, membuka sesi dengan membedah Penerapan Kurikulum Nasional dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Beliau menekankan bahwa guru TK memiliki peran vital dalam membangun fondasi cara berpikir anak. Dengan pendekatan ini, guru diajak untuk: Melampaui sekadar hafalan materi, namun mengajak anak memahami makna di balik setiap aktivitas. Mendorong rasa ingin tahu (curiosity) siswa melalui stimulasi yang tepat. Mengaitkan materi kurikulum dengan kehidupan sehari-hari anak sehingga lebih mudah dipahami. ADLX Introflex Terpadu: Formula Belajar Bermakna Materi inti yang menjadi primadona dalam pembinaan ini adalah “ADLX Introflex Terpadu untuk Pembelajaran Bermakna”. Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi kualitas islami terpadu, metode ini menjadi senjata utama para guru di kelas. ADLX (Active Deep Learner eXperience) memastikan anak-anak mengalami proses belajar yang aktif dan mendalam. Sementara itu, komponen Introflex meliputi: Individualization: Mengenali keunikan setiap anak. Interaction: Membangun komunikasi dua arah yang hangat. Observation: Guru sebagai pengamat yang jeli terhadap perkembangan siswa. Reflection: Mengajak anak menarik hikmah dari setiap kegiatan yang dilakukan. Melalui pendekatan ini, PAUD Salman Al Farisi Jogja berkomitmen menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kecerdasan secara terpadu. Semangat Baru untuk Generasi Qurani Suasana di Gedung DPD RI hari itu tampak sangat dinamis. Para guru terlibat aktif dalam simulasi dan diskusi kelompok untuk mempraktikkan cara menyusun rencana pembelajaran yang berbasis ADLX Introflex. Pembinaan ini diakhiri dengan keyakinan kuat bahwa dengan guru yang terus belajar, siswa pun akan tumbuh menjadi pembelajar sejati. Para guru pulang dengan membawa “bekal” strategi baru untuk menyambut semester mendatang, demi mewujudkan generasi yang Qurani Berprestasi sejak usia dini.

Inovasi Pembelajaran Usia Dini: Guru TK Salman Al Farisi Dalami Strategi ADLX Introflex di Gedung DPD RI Read More »