Website SAF jogja

Berita

Momen Emosional Akhirussanah SDIT SAF Mlati: Rekor Peringkat 1 TKAD hingga Kisah Setia Wali Murid

YOGYAKARTA – Suasana khidmat sekaligus penuh keharuan menyelimuti Ballroom UC Hotel UGM pada Sabtu, 13 Juni 2026. Di tempat ini, keluarga besar SDIT Salman Al Farisi Mlati berkumpul bersama seluruh guru dan wali murid kelas 6 untuk melaksanakan agenda Akhirussanah & Hubbul Quran. Acara dibuka dengan sangat agung melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an surah Al-Mulk yang dibacakan secara serentak (tilawah bersama) oleh seluruh siswa kelas 6. Suasana teduh tersebut kemudian dicairkan oleh penampilan menggemaskan dari adik-adik kelas yang membawakan Gerak dan Lagu “Berani Bermimpi” (populer oleh Naura Ayu), sebagai pesan penyemangat bagi kakak-kakak kelas mereka yang bersiap melangkah ke jenjang SMP. Kado Terindah: Raihan Peringkat 1 TKAD Sesi sambutan menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh civitas akademika. Setelah laporan dari Kepala Sekolah, Ibu Ratu Luky Artha, S.Pd., M.M., dan sambutan dari perwakilan Yayasan, Bapak Suprih Hidayat, S.Sos., MPA, panggung beralih kepada Koordinator Sekolah Kapanewon Mlati. Dalam sambutannya, Bapak Nur Suharyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kabar membanggakan bahwa SDIT Salman Al Farisi Mlati sukses meraih Peringkat 1 TKAD se-Kapanewon Mlati sekaligus menembus Peringkat 22 se-Kabupaten Sleman. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan akademik dan ketekunan belajar siswa-siswi SAF. Kisah Kesetiaan Prof. Herman: Melewati 5 Kepala Sekolah Momen emosional mulai memuncak saat prosesi penyerahan kembali murid dari sekolah kepada orang tua. Sesi ini diwakili oleh Prof. Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D., ayah dari ananda Yukiko Masayu Suherman. Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Prof. Herman menceritakan bahwa hari ini adalah momen “terakhir” beliau menyekolahkan anak di SDIT Salman Al Farisi. Wisuda ananda Yukiko menandai kelulusan anak bungsunya (anak keempat), di mana seluruh kakak-kakaknya juga menempuh pendidikan dasar di sekolah ini. “Kami telah melewati masa pergantian lima kali kepala sekolah di Salman. Momen yang paling membekas bagi kami adalah pendampingan yang amat hangat dari para guru. Interaksinya jauh melampaui batas profesionalisme kerja, para guru di sini sudah seperti keluarga sendiri bagi anak-anak kami,” ungkap Prof. Herman. Beliau juga menambahkan bahwa menu makan siang sekolah—yang beliau istilahkan sebagai MBS (Makanan Bergizi Salman)—selalu menjadi menu favorit anak-anak di rumah. Baginya, SDIT Salman Al Farisi adalah paket komplit, terutama pada kualitas program Tahsin dan Tahfizh-nya. Unjuk Bakat: Pidato 4 Bahasa hingga Drama Musikal Siswa kelas 6 juga membuktikan bahwa mereka dibekali kecakapan global berbasis kearifan lokal. Hal ini ditunjukkan lewat penampilan Pidato 4 Bahasa yang dibawakan secara beruntun dan lancar oleh: Adifa Fathina Rahma (Bahasa Jawa) Zhafran Mumtaz Athariz (Bahasa Inggris) Nafi Sheena Naraya (Bahasa Arab) Bagus Damar Ramadhan (Bahasa Indonesia) Suasana kembali menguras air mata saat prosesi Salam Takzim kepada Orang Tua. Tangis haru pecah di seisi ballroom saat anak-anak bersimpuh memeluk ayah dan ibunya. Keharuan kian bertambah ketika layar menampilkan video “Salam dan Pesan Kawan Lama” berisi ucapan kelulusan dari teman-teman angkatan mereka yang sempat pindah sekolah, disusul video persembahan dari guru dan salam takzim siswa kepada para ustaz-ustazah. Menjelang akhir acara, suasana kembali ceria berkat penampilan solo ananda Nadhira yang menyanyikan lagu “Ajaib” (oleh Gempi), yang dilanjutkan dengan penampilan puncak berupa Drama Musikal dari seluruh siswa kelas 6. Agenda Akhirussanah ini ditutup dengan doa dan sesi foto bersama. Selamat jalan Kelas 6, jadilah generasi Qurani yang tangguh di mana pun kalian berada!

Momen Emosional Akhirussanah SDIT SAF Mlati: Rekor Peringkat 1 TKAD hingga Kisah Setia Wali Murid Read More »

Tingkatkan Mutu Pedagogik: Guru SMAIT Salman Al Farisi Bedah Pembelajaran Mendalam di Agenda IHT

SLEMAN– Dalam upaya terus menjaga dan meningkatkan kualitas mutu pembelajaran di sekolah, SMAIT Salman Al Farisi sukses menyelenggarakan agenda In-House Training (IHT) selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 4 dan 5 Juni 2026. Bertempat di lingkungan SMAIT Salman Al Farisi, pelatihan internal ini wajib diikuti oleh seluruh jajaran guru guna memastikan materi yang disampaikan selaras dengan regulasi dan standar mutu nasional, SMAIT SAF menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman sebagai narasumber utama. Pelatihan intensif ini dibagi ke dalam dua lini fokus utama di setiap harinya: Hari Pertama: Penguatan Fondasi Mengajar di Kelas Fokus hari pertama berpusat pada aspek teknis dan metodologi pembelajaran di dalam kelas. Para guru dibekali dengan dua materi krusial: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Guru diajak untuk memahami bagaimana menyajikan materi yang tidak sekadar hafalan, melainkan melatih kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan pemecahan masalah pada siswa. Menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): Sesi ini mengupas tuntas penyusunan RPP yang efektif, efisien, dan berorientasi pada target ketercapaian kompetensi siswa, serta adaptif terhadap perkembangan kurikulum. Hari Kedua: Praktik Mengajar dan Penguatan Manajerial Sekolah Jika hari pertama berfokus pada teori dan perencanaan, maka hari kedua menjadi ajang pembuktian klinis sekaligus persiapan taktis sekolah ke depan melalui tiga materi inti: Praktik Microteaching: Sesi simulasi mengajar di depan sesama rekan guru (peer teaching). Melalui praktik langsung ini, setiap guru mendapatkan evaluasi dan masukan yang membangun mengenai pembawaan materi, manajemen kelas, hingga intonasi mengajar. Pembuatan RKT (Rencana Kerja Tahunan): Guru dilibatkan dalam merumuskan target, program kerja, dan linimasa strategis yang akan dijalankan oleh SMAIT Salman Al Farisi selama satu tahun ke depan. Langkah-Langkah Persiapan Akreditasi: Sebagai lembaga yang berkomitmen pada standardisasi kualitas tinggi, sesi ini membedah dokumen, indikator, dan pemenuhan instrumen yang diperlukan untuk menghadapi proses akreditasi sekolah dengan hasil yang optimal. Berkomitmen pada Keunggulan Kepala Sekolah SMAIT Salman Al Farisi menyampaikan bahwa IHT ini bukan sekadar rutinitas awal tahun ajaran, melainkan ruang untuk me-refresh semangat dan menyamakan persepsi seluruh pendidik. Melalui pemahaman deep learning yang matang, administrasi RPP yang rapi, serta kesiapan dokumen akreditasi, SMAIT Salman Al Farisi optimis dapat terus melahirkan generasi muda islami yang unggul, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

Tingkatkan Mutu Pedagogik: Guru SMAIT Salman Al Farisi Bedah Pembelajaran Mendalam di Agenda IHT Read More »

Sinergi Kurban Keberkahan: Salman Al Farisi dan LAZ Pundi Surga Alirkan Manfaat hingga Pelosok Jogja

YOGYAKARTA – Semangat gotong royong dan ketulusan beribadah tampak jelas dalam agenda Penyembelihan Hewan Kurban yang diinisiasi oleh Yayasan Salman Al Farisi (SAF) bersama LAZ Pundi Surga pada Sabtu, 30 Mei 2026. Bertempat di kompleks STAI Masjid Syuhada, agenda ini berjalan dengan lancar dan tertib berkat dedikasi penuh dari para relawan LAZ Pundi Surga serta seluruh karyawan kantor pusat Salman Al Farisi yang bahu-membahu sejak pagi hari. Pada ibadah kurban tahun ini, sebanyak 2 ekor sapi, 6 ekor domba, dan 1 ekor kambing berhasil disembelih dan diproses dengan standar kebersihan yang baik. “Kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah jembatan kasih sayang untuk mempererat ukhuwah dan memastikan kebahagiaan hari raya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, bahkan hingga ke wilayah pelosok.” Peta Distribusi: Merata dan Tepat Sasaran Agar manfaat ibadah kurban ini berdampak luas, pihak panitia telah memetakan jalur distribusi secara detail. Daging kurban tidak hanya disalurkan untuk lingkungan terdekat, tetapi juga menjangkau mitra lembaga hingga kawasan eksternal yang membutuhkan perhatian khusus. Berikut adalah rincian penerima manfaat kurban Salman Al Farisi & LAZ Pundi Surga tahun ini: Masyarakat Sekitar: Disalurkan langsung kepada warga di sekitar area penyembelihan STAI Masjid Syuhada. Internal & Mitra Lembaga: Diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh karyawan operasional SAF serta mitra lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan, meliputi: TB-KB-TKIT Salman Al Farisi 1 KB-TKIT Salman Al Farisi 2 KBIT Salman Al Farisi 3 Kawasan Lereng Merapi: Didistribusikan kepada 30 Kepala Keluarga (KK) warga di wilayah Cangkringan, Sleman. Sektor Pendidikan (Bantul): Menjangkau 126 penerima manfaat di SD Muhammadiyah Trisiden, Bambanglipuro, Bantul (terdiri dari 109 siswa dan 17 guru). Penyaluran di wilayah ini dilakukan melalui kolaborasi strategis bersama Baitulmaal Muamalat (BMM). Kolaborasi yang Membawa Berkah Hadirnya BMM dan berbagai pihak dalam proses distribusi ini membuktikan bahwa program kurban akan jauh lebih kuat jika dilakukan secara kolaboratif. Kegembiraan para siswa dan guru di Bambanglipuro serta senyum warga Cangkringan saat menerima paket daging menjadi pelengkap manis dari seluruh rangkaian acara. Yayasan Salman Al Farisi dan LAZ Pundi Surga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para mudhohi (pekurban) yang telah mengamanahkan hewan kurbannya. Semoga setiap helai bulu hewan yang dikurbankan menjadi saksi kebaikan dan membawa keberkahan yang berlipat ganda di dunia maupun akhirat. Amin.

Sinergi Kurban Keberkahan: Salman Al Farisi dan LAZ Pundi Surga Alirkan Manfaat hingga Pelosok Jogja Read More »

Nadi Al-Qur’an di Dada Generasi Baru: Catatan Haru Imtihan Qiroati SDIT SAF 2

YOGYAKARTA – Nuansa spiritual yang kental kembali memenuhi Auditorium Monumen Jogja Kembali (Monjali) pada Minggu, 24 Mei 2026. Setelah sukses dengan agenda serupa di hari sebelumnya, kini giliran keluarga besar SDIT Salman Al Farisi 2 yang menggelar perhelatan Khatmil Quran & Imtihan Metode Qiroati. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak penting bagi para siswa-siswi yang telah berhasil menuntaskan seluruh jilid tahsin Qiroati. Didampingi oleh orang tua yang hadir dengan haru dan bangga, agenda ini resmi menjadi penanda kelulusan tahsin sekaligus panggung uji publik bagi kemampuan membaca Al-Qur’an ananda. Menguji Nyali dan Kefasihan di Hadapan Publik Bukan sekadar wisuda biasa, esensi utama dari momen imtihan ini adalah adanya sesi Uji Publik. Di atas panggung Auditorium Monjali, mental dan kualitas bacaan para siswa benar-benar diuji secara terbuka. Para wali murid dan tamu undangan diberikan kesempatan untuk melontarkan pertanyaan secara acak. Dengan tenang dan penuh percaya diri, siswa menjawab tantangan seputar hukum tajwid, ketepatan makharijul huruf, hingga membedah ayat-ayat ghorib (bacaan asing/khusus dalam Al-Qur’an). Kefasihan suara lantang anak-anak ini saat melafalkan hukum-hukum Al-Qur’an berulang kali memicu decak kagum sekaligus air mata haru dari para hadirin. Air Mata Syukur di Pelukan Orang Tua Sesi paling menguras emosi terjadi ketika seluruh rangkaian uji publik selesai. Saat anak-anak turun dari panggung untuk melakukan prosesi salam ta’zhim, tangis bahagia pecah di penjuru auditorium. Pelukan erat antara orang tua dan anak menjadi simbol syukur yang tak terhingga atas perjuangan, kesabaran, dan waktu yang telah dikorbankan demi mengantarkan ananda lulus tahsin dengan standar tinggi. Pondasi Kuat Menuju Hafiz Masa Depan SDIT Salman Al Farisi 2 menegaskan bahwa kelulusan metode Qiroati ini adalah gerbang awal yang sangat krusial. Dengan tuntasnya masa tahsin, anak-anak kini telah mengantongi lisensi bacaan yang tartil, tepat, dan benar. Pondasi inilah yang akan menjadi modal utama mereka untuk melangkah ke jenjang berikutnya, yaitu menghafal (tahfizh) Al-Qur’an dengan mudah dan berkualitas. Acara yang berjalan dengan sangat tertib ini ditutup dengan untaian doa bersama, memohon agar para wisudawan senantiasa dijaga hatinya untuk selalu dekat dengan Al-Qur’an di sepanjang hayat mereka.

Nadi Al-Qur’an di Dada Generasi Baru: Catatan Haru Imtihan Qiroati SDIT SAF 2 Read More »

Uji Publik Kemampuan Tajwid dan Ghorib, Siswa SDIT SAF Buktikan Kualitas Bacaan Al-Qur’an

YOGYAKARTA – Suasana megah sekaligus syahdu menyelimuti Auditorium Monumen Jogja Kembali (Monjali) pada Sabtu, 23 Mei 2026. Puluhan pasang mata menyaksikan dengan takjub jalannya agenda Khatmil Quran & Imtihan Metode Qiroati yang digelar oleh SDIT Salman Al Farisi. Agenda tahunan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi yang telah berhasil menyelesaikan seluruh jilid tahsin metode Qiroati, didampingi oleh orang tua mereka masing-masing. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi penanda resmi kelulusan tahsin Qiroati sekaligus panggung pembuktian atas perjuangan panjang anak-anak dalam mempelajari kalam Ilahi. Uji Publik yang Menguji Mental dan Kualitas Puncak ketegangan sekaligus rasa bangga terjadi saat sesi Imtihan (Uji Publik). Di hadapan para asatidz, orang tua, dan tamu undangan, para siswa diuji secara langsung mengenai kemampuan membaca Al-Qur’an mereka. Serentak mereka menjawab pertanyaan seputar hukum tajwid, ketepatan makharijul huruf, hingga pemahaman ayat-ayat ghorib (bacaan-bacaan khusus/asing dalam Al-Qur’an). Ketepatan dan kelancaran anak-anak dalam menjawab tantangan ini mengundang decak kagum sekaligus rasa haru, membuktikan bahwa standar pengajaran Qiroati di SDIT Salman Al Farisi benar-benar tertanam secara mendalam, bukan sekadar hafalan lisan. Momen Haru Bersama Orang Tua Suasana Auditorium Monjali kian bergetar saat prosesi Khatmil Quran usai. Isak tangis haru dari para wali murid pecah ketika anak-anak mereka, dengan wajah berseri-seri, turun dari panggung untuk menemui orang tua. Pelukan hangat dan ucapan terima kasih tulus dari jemari mungil para penghafal Al-Qur’an ini menjadi balasan terindah atas segala doa dan dukungan yang telah diberikan orang tua di rumah. Awal Menuju Generasi Qurani Kepala Sekolah SDIT Salman Al Farisi menyampaikan bahwa kelulusan Qiroati ini bukanlah akhir dari interaksi anak-anak dengan Al-Qur’an, melainkan sebuah gerbang pembuka. Dengan modal bacaan yang sudah bertajwid dan fasih, anak-anak kini siap melangkah ke jenjang berikutnya, yaitu tahfizh (menghafal) Al-Qur’an dengan pondasi yang kokoh. Agenda ditutup dengan doa bersama, memohon agar ilmu yang telah didapatkan para siswa menjadi berkah dan mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Uji Publik Kemampuan Tajwid dan Ghorib, Siswa SDIT SAF Buktikan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Read More »

SOS (Sekolah Orang Tua Salman): Menyiapkan Orang Tua Menjadi Sahabat Anak Pra-Remaja

SLEMAN – Memasuki usia kelas 5 dan 6 SD, anak-anak mulai menapaki fase pra-remaja, masa di mana perubahan fisik dan emosional terjadi begitu cepat. Memahami tantangan besar tersebut, SDIT Salman Al Farisi (SAF) 2 kembali menggelar agenda rutin Sekolah Orang Tua Salman (SOS) pada Sabtu, 9 Mei 2026. Bertempat di GOR SDIT Salman Al Farisi 2, acara ini dihadiri dengan antusias oleh seluruh wali murid kelas 5 dan 6. Agenda SOS kali ini dirancang khusus untuk membekali orang tua agar siap mendampingi putra-putrinya melewati masa pubertas dengan cara yang bijak dan sesuai tuntunan nilai Islam. Mengenali Dunia Pra-Remaja Bersama Bunda Wening Hadir sebagai narasumber utama adalah Bunda Wening, seorang trainer sekaligus konselor parenting berpengalaman. Dalam pemaparannya yang bertajuk “Mendidik Anak Usia Pra Remaja”, Bunda Wening menekankan bahwa pola komunikasi orang tua harus mulai berubah. “Anak pra-remaja tidak bisa lagi sekadar diperintah. Mereka butuh didengar, butuh ruang untuk berdiskusi, dan yang paling penting, mereka butuh sosok orang tua yang bisa menjadi sahabat sekaligus kompas moral mereka,” ungkap Bunda Wening di hadapan para wali murid yang hadir. Beliau juga membagikan tips praktis mengenai cara merespons perubahan emosi anak yang cenderung fluktuatif di usia ini. Sesi ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat, di mana banyak orang tua saling berbagi keluh kesah dan solusi dalam mendampingi tumbuh kembang buah hati mereka. Memperkuat Sinergi melalui Paguyuban Kelas Setelah sesi parenting yang inspiratif, agenda dilanjutkan dengan pertemuan Paguyuban Kelas. Momen ini dimanfaatkan oleh wali murid dan wali kelas untuk berkoordinasi lebih intens mengenai program-program kelas, perkembangan belajar anak di sekolah, hingga persiapan mental siswa kelas 6 menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Sinergi antara materi parenting dari ahli dan diskusi praktis di paguyuban kelas ini diharapkan dapat menciptakan keselarasan antara pola didik di rumah dan di sekolah. Ikhtiar Mencetak Generasi Tangguh Program SOS merupakan komitmen berkelanjutan dari SDIT SAF 2 untuk tidak hanya mendidik siswa, tetapi juga merangkul orang tua dalam perjalanan pendidikan anak. Dengan pemahaman yang baik tentang fase pra-remaja, orang tua diharapkan dapat menjaga kedekatan emosional dengan anak sehingga ananda tetap merasa aman dan nyaman dalam bimbingan keluarga.

SOS (Sekolah Orang Tua Salman): Menyiapkan Orang Tua Menjadi Sahabat Anak Pra-Remaja Read More »

Sinergi Membangun Peradaban: Langkah Salman Al Farisi Perkuat Manajemen Pendidikan dan Operasional

SEMARANG – Menjaga kualitas pendidikan menuntut keterbukaan untuk terus belajar dan bertumbuh. Semangat inilah yang melandasi keluarga besar Yayasan Salman Al Farisi saat menggelar agenda Studi Tiru ke Yayasan Samudra Ilmu, Semarang, pada Senin, 4 Mei 2026. Agenda ini diikuti oleh delegasi lengkap yang terdiri dari karyawan bidang operasional, bidang pendidikan, hingga seluruh Kepala Sekolah dari jenjang KB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Kunjungan ini menjadi momentum krusial bagi para pengelola lembaga untuk memperluas cakrawala, mempererat koneksi, serta mengeksplorasi gagasan segar demi masa depan Sekolah Salman Al Farisi yang lebih baik. Saling Mengenal, Saling Menginspirasi Kegiatan dimulai dengan suasana hangat melalui sesi sambutan dari kedua belah pihak. Perwakilan Salman Al Farisi dan Yayasan Samudra Ilmu saling memaparkan profil serta visi-misi lembaga masing-masing. Pertukaran informasi ini memberikan gambaran awal tentang kekuatan setiap yayasan dalam mengelola institusi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Bedah Dapur: Sharing Session Dua Jalur Untuk mendapatkan hasil yang lebih tajam dan aplikatif, sesi sharing dibagi ke dalam dua kelompok besar: Kelompok 1 (Manajemen & Operasional): Fokus pada “dapur” yayasan. Sesi ini mempertemukan Direktur Operasional, Keuangan, SDM, Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), hingga Koordinator Al-Qur’an. Mereka berdiskusi mendalam mengenai tata kelola keuangan yang akuntabel, strategi pengembangan SDM, kemandirian ekonomi melalui BUMS, hingga standarisasi pembelajaran Al-Qur’an yang efektif. Kelompok 2 (Kepemimpinan Sekolah): Diisi oleh seluruh Kepala Sekolah dari seluruh jenjang. Diskusi kelompok ini berpusat pada manajemen sekolah, mulai dari kepemimpinan instruksional, inovasi kurikulum, hingga strategi membangun budaya sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa. Membawa Pulang Gagasan Baru Studi tiru ini bukan sekadar melihat keberhasilan lembaga lain, namun juga menjadi cermin bagi Salman Al Farisi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). “Kami pulang membawa catatan berharga. Banyak praktik baik di Samudra Ilmu yang bisa kita adaptasi dan modifikasi sesuai karakter Salman Al Farisi. Tujuannya satu: memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para siswa dan wali murid,” ujar salah satu peserta studi tiru. Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga seperti ini, Sekolah Salman Al Farisi optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga tangguh secara manajemen dan operasional.

Sinergi Membangun Peradaban: Langkah Salman Al Farisi Perkuat Manajemen Pendidikan dan Operasional Read More »

Bregada hingga Gunungan: Cara Unik Siswa SDIT Salman Al Farisi 1 Rayakan Semangat Kartini

SLEMAN – Jalanan di kawasan Pogung Rejo, Pogung Kidul, hingga Pogung Lor mendadak berubah menjadi panggung budaya yang meriah pada Jumat, 24 April 2026. Ratusan siswa kelas 1 hingga 5 SDIT Salman Al Farisi (SAF) 1 turun ke jalan untuk menggelar Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan tajuk “Kartini Masa Kini: Berbudaya, Menginspirasi, dan Berkarya”. Parade Bregada dan Kostum Kreatif Kemeriahan diawali dengan kemunculan Pasukan Bregada cilik. Mengenakan kostum tradisional yang gagah namun tetap lucu khas anak-anak, para siswa berbaris rapi layaknya prajurit keraton. Tidak hanya itu, berbagai properti menarik hasil kreativitas siswa dan guru turut menghiasi barisan, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata warga sekitar yang antusias menonton di pinggir jalan. Alunan Musik Lintas Budaya Kirab kali ini tidak hanya menonjolkan aspek visual, tetapi juga kekayaan seni musik. Sepanjang rute perjalanan, masyarakat disuguhi perpaduan harmoni yang unik. Suara ritmis dari pentas Pianika bersahutan dengan denting merdu Angklung yang dibawakan dengan kompak oleh para siswa. Suasana religius yang menjadi ciri khas Salman Al Farisi tetap kental terasa berkat iringan musik Hadroh. Perpaduan alat musik modern, tradisional, dan religi ini menjadi simbol bahwa “Kartini Masa Kini” di SDIT SAF 1 adalah generasi yang adaptif namun tetap memegang teguh akar budaya dan iman. Simbol Syukur: Pameran Gunungan Makanan Salah satu daya tarik utama dalam kirab ini adalah pameran Gunungan Makanan. Gunungan yang tersusun rapi dari berbagai macam jajanan ini menjadi simbol rasa syukur. Kehadiran gunungan ini mengundang decak kagum karena kreativitas penyusunannya yang melibatkan kerjasama antar siswa dan wali murid. Acara yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan titik kumpul di sekolah, di mana para siswa tampak bahagia setelah menempuh rute kirab dan menyapa warga. Agenda ini pun sukses menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara pihak sekolah dengan masyarakat Pogung dan sekitarnya.

Bregada hingga Gunungan: Cara Unik Siswa SDIT Salman Al Farisi 1 Rayakan Semangat Kartini Read More »

Lahirkan 26 Hafidz 30 Juz, SMPIT Salman Al Farisi Pertegas Visi Ilmuwan yang Qurani

SLEMAN – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti halaman SMPIT Salman Al Farisi pada Jumat, 24 April 2026. Di bawah langit pagi yang cerah, sekolah ini menggelar agenda Wisuda Al-Qur’an bagi seluruh siswa kelas 9 serta siswa kelas takhassus yang telah menuntaskan setoran hafalan 30 juz. Mengangkat tema “Dengan Ilmu dan Al-Qur’an, Sukses Raih Masa Depan”, acara ini menjadi bukti nyata dedikasi sekolah dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual. Kirab Haru dan Penghormatan bagi Sang Murabbi Acara diawali dengan kirab wisudawan yang melangkah mantap menuju panggung utama, disambut tatapan bangga dari orang tua dan guru. Namun, suasana seketika berubah syahdu saat pemutaran video kenangan untuk almarhumah Ustadzah Bintang dan Ustadzah Hilma. Kehadiran “jejak pengabdian” kedua guru tersebut diingat kembali sebagai bagian dari perjuangan mendampingi hafalan para siswa hingga ke titik ini. Kesaksian Orang Tua dan Dukungan Dinas Pendidikan Mewakili wali murid, Bapak Ribut Lupianto (ayahanda dari Afiya, siswi kelas 7B yang sukses meraih 30 juz) menyampaikan pesan yang menyentuh. Beliau mengungkapkan rasa syukur atas lingkungan sekolah yang mampu memotivasi anak-anak hingga mampu melampaui batas kemampuan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sleman yang dihadiri oleh Bapak Mustadi, S.Sos, M.M. dari Dinas Pendidikan Sleman. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa integrasi antara kurikulum nasional dan nilai Al-Qur’an di SMPIT Salman Al Farisi adalah modal kuat bagi pembangunan karakter bangsa. Prosesi Wisuda dan Puncak Emosional Prosesi pemindahan kuncir dan pemberian syahadah dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ustadzah Saikatu Asfiyah, S.T., Gr., M.Pd. Satu per satu wisudawan naik ke panggung dengan wajah berseri. Keheningan tercipta saat pembacaan Maqra’ Al-Qur’an dan Ikrar Wisudawan bergema, menegaskan janji para penghafal Al-Qur’an untuk terus menjaga interaksinya dengan kalam Ilahi. Momen paling emosional terjadi saat prosesi Salam Ta’zhim. Para wisudawan turun dari panggung untuk menemui orang tua masing-masing. Isak tangis haru pecah saat para hafidz ini bersimpuh, memohon doa dan restu, sembari menghaturkan terima kasih atas dukungan yang tak terhingga. Apresiasi Khusus untuk Sang Hafidz 30 Juz Tahun ini, SMPIT Salman Al Farisi memberikan apresiasi luar biasa bagi 26 siswa (14 akhwat dan 12 ikhwan) yang telah menyelesaikan setoran 30 juz. Menariknya, prestasi ini tidak hanya didominasi kelas 9, namun beberapa di antaranya diraih oleh siswa kelas 7 dan 8 yang menunjukkan akselerasi hafalan yang luar biasa. Nama-nama anak yang telah menyelesaikan setoran hafalan 30 juz tahun ini sebagai berikut: Kelas 9A (Ikhwan) 1. Ahmad Ramdhan Rasyid 2. Alfarezi Muhammad Istadi 3. Ghifary Ikram Chamdani 4. Hamam Rosikh Firdaus 5. Hamzah Abdurrahman 6. Muhammad Baharuddin Jusuf Abdullah 7. Muhammad Dzakwan Al Hafizh Pasya 8. Muhammad Hafidz Masahisa 9. Yunus Senandung Alam Kelas 8A (Ikhwan) 1. Emerald Kenzie Wildan Kelas 7A (Ikhwan) 1. Cevano Ahmad 2. Muhammad Hanifan Habiburahman Kelas 9B (Akhwat) 1. Afifah Aininna 2. Alisha Syahma Azzahra 3. Alyaa Khalisa Az-Zahra 4. Fatimah Qowiyyun Najiyah 5. Haya’ Nur Shobrina 6. Isna Aqifa Salsabila 7. Nadzirah Azfatunnisa 8. Yasmin Karim Fajrina Kelas 8B Takhasush (Akhwat) 1. Alya Layyina Khadijah 2. Aura Latifah Adriana Kelas 8B Reguler (Akhwat) 1. Gendhis Putri Nisita Kelas 7A (Akhwat) 1. Afiya Dhiya Amanina 2. Dzakiya Husna Ambarwati Acara ditutup dengan nasihat dan doa yang dipimpin oleh Ustadz Tulus, yang mengingatkan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai penjaga Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Lahirkan 26 Hafidz 30 Juz, SMPIT Salman Al Farisi Pertegas Visi Ilmuwan yang Qurani Read More »

Kompak dan Ceria! Serunya Petualangan Siswa Kelas 5 di Kemah Penggalang 2026

Sleman – Alam selalu menjadi guru terbaik untuk mengajarkan ketangguhan dan kerjasama. Hal inilah yang dirasakan oleh seluruh siswa kelas 5 SDIT Salman Al Farisi (SAF) 2 saat mengikuti agenda Kemah Penggalang yang berlangsung pada 17-18 April 2026. Mengusung tema “Tumbuhkan Kemandirian dan Kekompakan Regu dengan Kemah Ceria”, kegiatan ini sukses digelar di Kebon Ndeso Wonorejo. Membangun “Markas” dan Melatih Ketangkasan Perjalanan dimulai pada Jumat pagi dengan penuh antusias. Setibanya di lokasi, ujian pertama bagi para Penggalang adalah mendirikan tenda. Di sinilah koordinasi antaranggota regu diuji secara nyata. Tak ada ruang untuk ego; semua harus bahu-membahu agar “rumah” mereka berdiri kokoh sebelum matahari meninggi. Keseruan semakin memuncak pada siang hari melalui sesi Game yang variatif. Mulai dari tantangan fisik seperti Pipa Bocor dan Memindahkan Kelereng, hingga asah otak melalui Sandi Morse dan Sandi Kotak. Setiap pos permainan dirancang bukan hanya untuk keseruan, tapi untuk melatih kepemimpinan (leadership) dan pemecahan masalah secara kolektif. Malam Keakraban di Bawah Langit Wonorejo Saat senja tiba, suasana berubah menjadi lebih khidmat. Sesuai dengan nilai-nilai sekolah, rangkaian ibadah shalat berjamaah dan dzikir Al-Ma’tsurat tetap menjadi poros utama kegiatan. Puncaknya, malam hari menjadi momen yang paling dinanti: Api Unggun dan Pentas Seni. Di tengah hangatnya api unggun, setiap regu berani tampil menunjukkan bakatnya, menciptakan tawa dan kenangan yang tak terlupakan di bawah langit malam. Pagi yang Segar dan Jelajah Alam Hari kedua tidak kalah padat. Sejak dini hari pukul 03.30 WIB, para siswa sudah terbangun untuk melaksanakan Shalat Tahajud, disusul Shalat Subuh berjamaah. Setelah senam pagi yang menyegarkan, Ananda mengikuti agenda Jelajah Alam. Kegiatan ini menjadi favorit karena mereka bisa menghirup udara segar pedesaan sambil melakukan anjangsana dan mengenal lingkungan sekitar secara langsung. Kepulangan dengan Karakter Baru Sabtu siang, rangkaian kemah ditutup dengan upacara penutupan dan operasi bersih lingkungan. Meski tampak lelah, binar bahagia terpancar dari wajah para siswa. Mereka pulang bukan hanya membawa baju kotor, tapi membawa pengalaman berharga tentang cara memasak sendiri, cara berkompromi dengan teman, dan cara mencintai alam. Selamat untuk para Penggalang kelas 5 SDIT SAF 2! Teruslah tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan santun sebagaimana karakter yang telah dipupuk selama di Kebon Ndeso.

Kompak dan Ceria! Serunya Petualangan Siswa Kelas 5 di Kemah Penggalang 2026 Read More »