Website SAF jogja

Berita

Dihadiri Bupati Sleman, Akhirussanah SDIT Salman Al Farisi 2 Berlangsung Megah dan Penuh Haru

SLEMAN – Suasana khidmat sekaligus mengharukan memenuhi ballroom Indoluxe Hotel pada Sabtu, 13 Juni 2026. Keluarga besar SDIT Salman Al Farisi 2 menggelar agenda Akhirussanah (Pelepasan Siswa Kelas 6) yang dihadiri oleh seluruh wali murid, guru, karyawan, serta para wisudawan yang tampak anggun dan berwibawa. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an melalui murajaah surah Al-Muzzammil dan Al-‘Alaq yang dibacakan secara serentak dan penuh penghayatan oleh seluruh siswa kelas 6. Gema wahyu Ilahi ini seketika membawa keteduhan dan rasa syukur yang mendalam di awal acara. Apresiasi dari Bupati Sleman dan Tokoh Pendidikan Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi sambutan hangat dari para tokoh penting. Kepala SDIT Salman Al Farisi 2, Ibu Deasy Setyowati, S.Pd.Si., menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan dan pertumbuhan karakter anak-anak selama enam tahun di sekolah. Pihak yayasan yang diwakili oleh Prof. Ir. Moh. Khairudin, M.T., Ph.D., IPU. juga memberikan suntikan motivasi agar para lulusan terus menjaga nilai-nilai keislaman di jenjang berikutnya. Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si. Beliau memberikan sambutan serta apresiasi tinggi atas kontribusi SDIT Salman Al Farisi 2 dalam mencetak generasi muda Sleman yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter Qurani dan berakhlak mulia. Kecintaan terhadap budaya lokal juga ditampilkan dengan apik melalui Pidato Bahasa Jawa yang dibawakan secara luwes oleh ananda Nafeza, sebelum akhirnya seluruh hadirin menundukkan kepala dalam doa bersama yang dipimpin oleh Pak Abdoellah Rafie Aoenillah. Prosesi Serah Terima dan Kesan Pesan yang Menyentuh Puncak acara dimulai dengan prosesi Serah Terima Siswa dari pihak sekolah (Kepala Sekolah) kembali kepada orang tua, yang secara simbolis diwakili oleh Pak Rokhim selaku perwakilan wali murid, dan ananda Azzam Baihaqi sebagai perwakilan siswa. Sebagai bentuk rasa terima kasih, para siswa juga menyerahkan kenang-kenangan manis kepada pihak sekolah. Suasana haru mulai merayap saat perwakilan siswa memberikan kesan dan pesannya. Ananda Najwa (perwakilan kelas 6) menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh, yang kemudian dibalas dengan untaian doa dan harapan dari adik kelasnya, ananda Nadine (perwakilan kelas 5). Keharuan kian memuncak saat layar menampilkan Video Awal Perjalanan, memutar kembali memori masa-masa kecil para siswa saat pertama kali menapakkan kaki di sekolah ini hingga akhirnya kini sukses menerima ijazah dan vandel dari Ibu Deasy Setyowati. Salam Takzim dan Suara Hati untuk Orang Tua & Guru Setelah pembacaan Janji Alumni, para siswa kelas 6 naik ke atas panggung untuk memberikan persembahan suara terbaik mereka melalui tiga lagu penuh makna: Mars Salman (Simbol identitas dan semangat juang sekolah) Doaku untukmu Guru (Wujud terima kasih atas ilmu dan kesabaran) Doa Orang Tua (Bentuk cinta terdalam kepada ayah dan bunda) Diiringi alunan musik yang menyayat hati, prosesi Salam Takzim berlangsung penuh tangis haru. Anak-anak bersimpuh di hadapan orang tua mereka masing-masing, sementara ananda Nadine membacakan puisi perpisahan dengan sangat menyentuh. Tangisan syukur dan pelukan hangat antara anak dan orang tua pecah di seisi ruangan ballroom. Sebagai penutup yang manis, para guru dan karyawan SDIT Salman Al Farisi 2 juga naik ke atas panggung untuk memberikan penampilan persembahan khusus bagi anak-anak didik tercinta, sebelum akhirnya acara ditutup dengan sesi foto bersama per kelas. Selamat jalan, selamat melanjutkan perjuangan, angkatan kelas 6 SDIT Salman Al Farisi 2! Jaga selalu salatmu, baktimu, dan Al-Qur’an di dalam dadamu.

Dihadiri Bupati Sleman, Akhirussanah SDIT Salman Al Farisi 2 Berlangsung Megah dan Penuh Haru Read More »

Drama Kolosal hingga Aksi Unik Komite Bapak-Bapak Meriahkan Akhirussanah KB-TKIT SAF 2

YOGYAKARTA – Kemeriahan berbalut keharuan memenuhi Convention Hall UIN Sunan Kalijaga pada Minggu, 14 Juni 2026. Ratusan wali murid dan guru berkumpul untuk merayakan agenda Akhirussanah KB-TKIT Salman Al Farisi 2. Acara ini sukses memadukan apresiasi capaian Al-Qur’an yang luar biasa dengan panggung kreativitas anak yang penuh warna. Acara dibuka dengan megah melalui Tilawah QS. Al-Baqarah ayat 1-10 yang dilantunkan secara tartil oleh para siswa yang telah tuntas jilid 4 metode Qiroati (sudah masuk Al-Qur’an). Fase pembuka ini langsung dilanjutkan dengan prosesi Hubbul Quran, sebuah penghargaan khusus bagi para penghafal cilik tersebut atas ketekunan mereka berinteraksi dengan kalam Ilahi di usia dini. Estafet Sambutan dan Pentas Ceria Anak Usia Dini Acara berjalan dinamis dengan selingan sambutan dari tokoh-tokoh penting serta penampilan menggemaskan dari para siswa: Setelah sambutan Ketua Komite, KB Mekkah naik ke panggung membawakan Gerak & Lagu “Gembira Berkumpul” yang memicu tepuk tangan riuh penonton. Disusul sambutan dari Ketua Yayasan Salman Al Farisi, panggung kembali bergoyang lewat penampilan KB Madinah dengan Gerak & Lagu “Assalamualaikum”. Acara semakin kuat dengan hadirnya dukungan dari regulasi pimpinan daerah lewat sambutan Penilik PAUD Kapanewon Depok, serta penguatan visi pendidikan Islam dari Ketua JSIT DIY. Kekompakan Angklung dan Pesan Bijak Drama Kolosal Memasuki pertengahan acara, Pentas Angklung Kelompok B berhasil memukau hadirin. Dengan kompak dan penuh keceriaan, jemari mungil mereka memainkan kombinasi irama yang apik untuk 3 lagu sekaligus: “Dari Sabang Sampai Merauke”, “Rek Ayo Rek”, dan “Dudidam”. Tidak kalah memukau, Kelompok A menyuguhkan Drama Kolosal berjudul “Kisah Nabi Sulaiman AS dan Raja Semut”. Melalui balutan kostum yang kreatif, anak-anak dengan apik menyampaikan pesan moral tentang kebijaksanaan Raja Semut dan kasih sayang Nabi Sulaiman kepada sesama makhluk ciptaan Allah. Prosesi Kelulusan Kelompok B yang Menguras Air Mata Puncak emosi haru pecah saat memasuki prosesi utama Akhirussanah Kelompok B. Suasana berubah khidmat saat rangkaian prosesi dimulai: Pemberian Ijazah dan pembacaan Janji Alumni. Saling tukar pesan yang menyentuh hati melalui sesi “Pesan Kakak untuk Adik” dan “Pesan Adik untuk Kakak”. Simbolisasi pemberian hadiah, pembacaan doa kelulusan, serta penyerahan kembali siswa kepada orang tua. Tangis haru para bundapun pecah di sesi ini, diiringi lantunan persembahan nasyid-nasyid perpisahan dari anak-anak. Kejutan Unik: Penampilan Komite Bapak-Bapak Sebelum acara ditutup, sebuah kejutan menyegarkan hadir dari Komite KB-TKIT Salman Al Farisi 2. Kali ini, giliran perwakilan bapak-bapak yang naik ke panggung! Mereka mempersembahkan lagu “Selalu Ada di Nadimu” (OST Film Jumbo). Penampilan ini sukses mengundang tawa sekaligus rasa haru, karena jarang sekali melihat para ayah bernyanyi kompak di atas panggung demi merayakan kelulusan anak-anak mereka. Agenda luar biasa ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama. Selamat melangkah ke jenjang Sekolah Dasar, anak-anak hebat! Tetaplah menjadi generasi Qurani yang ceria dan membanggakan.

Drama Kolosal hingga Aksi Unik Komite Bapak-Bapak Meriahkan Akhirussanah KB-TKIT SAF 2 Read More »

Momen Emosional Akhirussanah SDIT SAF Mlati: Rekor Peringkat 1 TKAD hingga Kisah Setia Wali Murid

YOGYAKARTA – Suasana khidmat sekaligus penuh keharuan menyelimuti Ballroom UC Hotel UGM pada Sabtu, 13 Juni 2026. Di tempat ini, keluarga besar SDIT Salman Al Farisi Mlati berkumpul bersama seluruh guru dan wali murid kelas 6 untuk melaksanakan agenda Akhirussanah & Hubbul Quran. Acara dibuka dengan sangat agung melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an surah Al-Mulk yang dibacakan secara serentak (tilawah bersama) oleh seluruh siswa kelas 6. Suasana teduh tersebut kemudian dicairkan oleh penampilan menggemaskan dari adik-adik kelas yang membawakan Gerak dan Lagu “Berani Bermimpi” (populer oleh Naura Ayu), sebagai pesan penyemangat bagi kakak-kakak kelas mereka yang bersiap melangkah ke jenjang SMP. Kado Terindah: Raihan Peringkat 1 TKAD Sesi sambutan menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh civitas akademika. Setelah laporan dari Kepala Sekolah, Ibu Ratu Luky Artha, S.Pd., M.M., dan sambutan dari perwakilan Yayasan, Bapak Suprih Hidayat, S.Sos., MPA, panggung beralih kepada Koordinator Sekolah Kapanewon Mlati. Dalam sambutannya, Bapak Nur Suharyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan kabar membanggakan bahwa SDIT Salman Al Farisi Mlati sukses meraih Peringkat 1 TKAD se-Kapanewon Mlati sekaligus menembus Peringkat 22 se-Kabupaten Sleman. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan akademik dan ketekunan belajar siswa-siswi SAF. Kisah Kesetiaan Prof. Herman: Melewati 5 Kepala Sekolah Momen emosional mulai memuncak saat prosesi penyerahan kembali murid dari sekolah kepada orang tua. Sesi ini diwakili oleh Prof. Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D., ayah dari ananda Yukiko Masayu Suherman. Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Prof. Herman menceritakan bahwa hari ini adalah momen “terakhir” beliau menyekolahkan anak di SDIT Salman Al Farisi. Wisuda ananda Yukiko menandai kelulusan anak bungsunya (anak keempat), di mana seluruh kakak-kakaknya juga menempuh pendidikan dasar di sekolah ini. “Kami telah melewati masa pergantian lima kali kepala sekolah di Salman. Momen yang paling membekas bagi kami adalah pendampingan yang amat hangat dari para guru. Interaksinya jauh melampaui batas profesionalisme kerja, para guru di sini sudah seperti keluarga sendiri bagi anak-anak kami,” ungkap Prof. Herman. Beliau juga menambahkan bahwa menu makan siang sekolah—yang beliau istilahkan sebagai MBS (Makanan Bergizi Salman)—selalu menjadi menu favorit anak-anak di rumah. Baginya, SDIT Salman Al Farisi adalah paket komplit, terutama pada kualitas program Tahsin dan Tahfizh-nya. Unjuk Bakat: Pidato 4 Bahasa hingga Drama Musikal Siswa kelas 6 juga membuktikan bahwa mereka dibekali kecakapan global berbasis kearifan lokal. Hal ini ditunjukkan lewat penampilan Pidato 4 Bahasa yang dibawakan secara beruntun dan lancar oleh: Adifa Fathina Rahma (Bahasa Jawa) Zhafran Mumtaz Athariz (Bahasa Inggris) Nafi Sheena Naraya (Bahasa Arab) Bagus Damar Ramadhan (Bahasa Indonesia) Suasana kembali menguras air mata saat prosesi Salam Takzim kepada Orang Tua. Tangis haru pecah di seisi ballroom saat anak-anak bersimpuh memeluk ayah dan ibunya. Keharuan kian bertambah ketika layar menampilkan video “Salam dan Pesan Kawan Lama” berisi ucapan kelulusan dari teman-teman angkatan mereka yang sempat pindah sekolah, disusul video persembahan dari guru dan salam takzim siswa kepada para ustaz-ustazah. Menjelang akhir acara, suasana kembali ceria berkat penampilan solo ananda Nadhira yang menyanyikan lagu “Ajaib” (oleh Gempi), yang dilanjutkan dengan penampilan puncak berupa Drama Musikal dari seluruh siswa kelas 6. Agenda Akhirussanah ini ditutup dengan doa dan sesi foto bersama. Selamat jalan Kelas 6, jadilah generasi Qurani yang tangguh di mana pun kalian berada!

Momen Emosional Akhirussanah SDIT SAF Mlati: Rekor Peringkat 1 TKAD hingga Kisah Setia Wali Murid Read More »

Tingkatkan Mutu Pedagogik: Guru SMAIT Salman Al Farisi Bedah Pembelajaran Mendalam di Agenda IHT

SLEMAN– Dalam upaya terus menjaga dan meningkatkan kualitas mutu pembelajaran di sekolah, SMAIT Salman Al Farisi sukses menyelenggarakan agenda In-House Training (IHT) selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 4 dan 5 Juni 2026. Bertempat di lingkungan SMAIT Salman Al Farisi, pelatihan internal ini wajib diikuti oleh seluruh jajaran guru guna memastikan materi yang disampaikan selaras dengan regulasi dan standar mutu nasional, SMAIT SAF menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman sebagai narasumber utama. Pelatihan intensif ini dibagi ke dalam dua lini fokus utama di setiap harinya: Hari Pertama: Penguatan Fondasi Mengajar di Kelas Fokus hari pertama berpusat pada aspek teknis dan metodologi pembelajaran di dalam kelas. Para guru dibekali dengan dua materi krusial: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Guru diajak untuk memahami bagaimana menyajikan materi yang tidak sekadar hafalan, melainkan melatih kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan pemecahan masalah pada siswa. Menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): Sesi ini mengupas tuntas penyusunan RPP yang efektif, efisien, dan berorientasi pada target ketercapaian kompetensi siswa, serta adaptif terhadap perkembangan kurikulum. Hari Kedua: Praktik Mengajar dan Penguatan Manajerial Sekolah Jika hari pertama berfokus pada teori dan perencanaan, maka hari kedua menjadi ajang pembuktian klinis sekaligus persiapan taktis sekolah ke depan melalui tiga materi inti: Praktik Microteaching: Sesi simulasi mengajar di depan sesama rekan guru (peer teaching). Melalui praktik langsung ini, setiap guru mendapatkan evaluasi dan masukan yang membangun mengenai pembawaan materi, manajemen kelas, hingga intonasi mengajar. Pembuatan RKT (Rencana Kerja Tahunan): Guru dilibatkan dalam merumuskan target, program kerja, dan linimasa strategis yang akan dijalankan oleh SMAIT Salman Al Farisi selama satu tahun ke depan. Langkah-Langkah Persiapan Akreditasi: Sebagai lembaga yang berkomitmen pada standardisasi kualitas tinggi, sesi ini membedah dokumen, indikator, dan pemenuhan instrumen yang diperlukan untuk menghadapi proses akreditasi sekolah dengan hasil yang optimal. Berkomitmen pada Keunggulan Kepala Sekolah SMAIT Salman Al Farisi menyampaikan bahwa IHT ini bukan sekadar rutinitas awal tahun ajaran, melainkan ruang untuk me-refresh semangat dan menyamakan persepsi seluruh pendidik. Melalui pemahaman deep learning yang matang, administrasi RPP yang rapi, serta kesiapan dokumen akreditasi, SMAIT Salman Al Farisi optimis dapat terus melahirkan generasi muda islami yang unggul, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

Tingkatkan Mutu Pedagogik: Guru SMAIT Salman Al Farisi Bedah Pembelajaran Mendalam di Agenda IHT Read More »

Sinergi Kurban Keberkahan: Salman Al Farisi dan LAZ Pundi Surga Alirkan Manfaat hingga Pelosok Jogja

YOGYAKARTA – Semangat gotong royong dan ketulusan beribadah tampak jelas dalam agenda Penyembelihan Hewan Kurban yang diinisiasi oleh Yayasan Salman Al Farisi (SAF) bersama LAZ Pundi Surga pada Sabtu, 30 Mei 2026. Bertempat di kompleks STAI Masjid Syuhada, agenda ini berjalan dengan lancar dan tertib berkat dedikasi penuh dari para relawan LAZ Pundi Surga serta seluruh karyawan kantor pusat Salman Al Farisi yang bahu-membahu sejak pagi hari. Pada ibadah kurban tahun ini, sebanyak 2 ekor sapi, 6 ekor domba, dan 1 ekor kambing berhasil disembelih dan diproses dengan standar kebersihan yang baik. “Kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah jembatan kasih sayang untuk mempererat ukhuwah dan memastikan kebahagiaan hari raya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, bahkan hingga ke wilayah pelosok.” Peta Distribusi: Merata dan Tepat Sasaran Agar manfaat ibadah kurban ini berdampak luas, pihak panitia telah memetakan jalur distribusi secara detail. Daging kurban tidak hanya disalurkan untuk lingkungan terdekat, tetapi juga menjangkau mitra lembaga hingga kawasan eksternal yang membutuhkan perhatian khusus. Berikut adalah rincian penerima manfaat kurban Salman Al Farisi & LAZ Pundi Surga tahun ini: Masyarakat Sekitar: Disalurkan langsung kepada warga di sekitar area penyembelihan STAI Masjid Syuhada. Internal & Mitra Lembaga: Diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh karyawan operasional SAF serta mitra lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan, meliputi: TB-KB-TKIT Salman Al Farisi 1 KB-TKIT Salman Al Farisi 2 KBIT Salman Al Farisi 3 Kawasan Lereng Merapi: Didistribusikan kepada 30 Kepala Keluarga (KK) warga di wilayah Cangkringan, Sleman. Sektor Pendidikan (Bantul): Menjangkau 126 penerima manfaat di SD Muhammadiyah Trisiden, Bambanglipuro, Bantul (terdiri dari 109 siswa dan 17 guru). Penyaluran di wilayah ini dilakukan melalui kolaborasi strategis bersama Baitulmaal Muamalat (BMM). Kolaborasi yang Membawa Berkah Hadirnya BMM dan berbagai pihak dalam proses distribusi ini membuktikan bahwa program kurban akan jauh lebih kuat jika dilakukan secara kolaboratif. Kegembiraan para siswa dan guru di Bambanglipuro serta senyum warga Cangkringan saat menerima paket daging menjadi pelengkap manis dari seluruh rangkaian acara. Yayasan Salman Al Farisi dan LAZ Pundi Surga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para mudhohi (pekurban) yang telah mengamanahkan hewan kurbannya. Semoga setiap helai bulu hewan yang dikurbankan menjadi saksi kebaikan dan membawa keberkahan yang berlipat ganda di dunia maupun akhirat. Amin.

Sinergi Kurban Keberkahan: Salman Al Farisi dan LAZ Pundi Surga Alirkan Manfaat hingga Pelosok Jogja Read More »

Nadi Al-Qur’an di Dada Generasi Baru: Catatan Haru Imtihan Qiroati SDIT SAF 2

YOGYAKARTA – Nuansa spiritual yang kental kembali memenuhi Auditorium Monumen Jogja Kembali (Monjali) pada Minggu, 24 Mei 2026. Setelah sukses dengan agenda serupa di hari sebelumnya, kini giliran keluarga besar SDIT Salman Al Farisi 2 yang menggelar perhelatan Khatmil Quran & Imtihan Metode Qiroati. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak penting bagi para siswa-siswi yang telah berhasil menuntaskan seluruh jilid tahsin Qiroati. Didampingi oleh orang tua yang hadir dengan haru dan bangga, agenda ini resmi menjadi penanda kelulusan tahsin sekaligus panggung uji publik bagi kemampuan membaca Al-Qur’an ananda. Menguji Nyali dan Kefasihan di Hadapan Publik Bukan sekadar wisuda biasa, esensi utama dari momen imtihan ini adalah adanya sesi Uji Publik. Di atas panggung Auditorium Monjali, mental dan kualitas bacaan para siswa benar-benar diuji secara terbuka. Para wali murid dan tamu undangan diberikan kesempatan untuk melontarkan pertanyaan secara acak. Dengan tenang dan penuh percaya diri, siswa menjawab tantangan seputar hukum tajwid, ketepatan makharijul huruf, hingga membedah ayat-ayat ghorib (bacaan asing/khusus dalam Al-Qur’an). Kefasihan suara lantang anak-anak ini saat melafalkan hukum-hukum Al-Qur’an berulang kali memicu decak kagum sekaligus air mata haru dari para hadirin. Air Mata Syukur di Pelukan Orang Tua Sesi paling menguras emosi terjadi ketika seluruh rangkaian uji publik selesai. Saat anak-anak turun dari panggung untuk melakukan prosesi salam ta’zhim, tangis bahagia pecah di penjuru auditorium. Pelukan erat antara orang tua dan anak menjadi simbol syukur yang tak terhingga atas perjuangan, kesabaran, dan waktu yang telah dikorbankan demi mengantarkan ananda lulus tahsin dengan standar tinggi. Pondasi Kuat Menuju Hafiz Masa Depan SDIT Salman Al Farisi 2 menegaskan bahwa kelulusan metode Qiroati ini adalah gerbang awal yang sangat krusial. Dengan tuntasnya masa tahsin, anak-anak kini telah mengantongi lisensi bacaan yang tartil, tepat, dan benar. Pondasi inilah yang akan menjadi modal utama mereka untuk melangkah ke jenjang berikutnya, yaitu menghafal (tahfizh) Al-Qur’an dengan mudah dan berkualitas. Acara yang berjalan dengan sangat tertib ini ditutup dengan untaian doa bersama, memohon agar para wisudawan senantiasa dijaga hatinya untuk selalu dekat dengan Al-Qur’an di sepanjang hayat mereka.

Nadi Al-Qur’an di Dada Generasi Baru: Catatan Haru Imtihan Qiroati SDIT SAF 2 Read More »

Uji Publik Kemampuan Tajwid dan Ghorib, Siswa SDIT SAF Buktikan Kualitas Bacaan Al-Qur’an

YOGYAKARTA – Suasana megah sekaligus syahdu menyelimuti Auditorium Monumen Jogja Kembali (Monjali) pada Sabtu, 23 Mei 2026. Puluhan pasang mata menyaksikan dengan takjub jalannya agenda Khatmil Quran & Imtihan Metode Qiroati yang digelar oleh SDIT Salman Al Farisi. Agenda tahunan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi yang telah berhasil menyelesaikan seluruh jilid tahsin metode Qiroati, didampingi oleh orang tua mereka masing-masing. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi penanda resmi kelulusan tahsin Qiroati sekaligus panggung pembuktian atas perjuangan panjang anak-anak dalam mempelajari kalam Ilahi. Uji Publik yang Menguji Mental dan Kualitas Puncak ketegangan sekaligus rasa bangga terjadi saat sesi Imtihan (Uji Publik). Di hadapan para asatidz, orang tua, dan tamu undangan, para siswa diuji secara langsung mengenai kemampuan membaca Al-Qur’an mereka. Serentak mereka menjawab pertanyaan seputar hukum tajwid, ketepatan makharijul huruf, hingga pemahaman ayat-ayat ghorib (bacaan-bacaan khusus/asing dalam Al-Qur’an). Ketepatan dan kelancaran anak-anak dalam menjawab tantangan ini mengundang decak kagum sekaligus rasa haru, membuktikan bahwa standar pengajaran Qiroati di SDIT Salman Al Farisi benar-benar tertanam secara mendalam, bukan sekadar hafalan lisan. Momen Haru Bersama Orang Tua Suasana Auditorium Monjali kian bergetar saat prosesi Khatmil Quran usai. Isak tangis haru dari para wali murid pecah ketika anak-anak mereka, dengan wajah berseri-seri, turun dari panggung untuk menemui orang tua. Pelukan hangat dan ucapan terima kasih tulus dari jemari mungil para penghafal Al-Qur’an ini menjadi balasan terindah atas segala doa dan dukungan yang telah diberikan orang tua di rumah. Awal Menuju Generasi Qurani Kepala Sekolah SDIT Salman Al Farisi menyampaikan bahwa kelulusan Qiroati ini bukanlah akhir dari interaksi anak-anak dengan Al-Qur’an, melainkan sebuah gerbang pembuka. Dengan modal bacaan yang sudah bertajwid dan fasih, anak-anak kini siap melangkah ke jenjang berikutnya, yaitu tahfizh (menghafal) Al-Qur’an dengan pondasi yang kokoh. Agenda ditutup dengan doa bersama, memohon agar ilmu yang telah didapatkan para siswa menjadi berkah dan mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Uji Publik Kemampuan Tajwid dan Ghorib, Siswa SDIT SAF Buktikan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Read More »

SOS (Sekolah Orang Tua Salman): Menyiapkan Orang Tua Menjadi Sahabat Anak Pra-Remaja

SLEMAN – Memasuki usia kelas 5 dan 6 SD, anak-anak mulai menapaki fase pra-remaja, masa di mana perubahan fisik dan emosional terjadi begitu cepat. Memahami tantangan besar tersebut, SDIT Salman Al Farisi (SAF) 2 kembali menggelar agenda rutin Sekolah Orang Tua Salman (SOS) pada Sabtu, 9 Mei 2026. Bertempat di GOR SDIT Salman Al Farisi 2, acara ini dihadiri dengan antusias oleh seluruh wali murid kelas 5 dan 6. Agenda SOS kali ini dirancang khusus untuk membekali orang tua agar siap mendampingi putra-putrinya melewati masa pubertas dengan cara yang bijak dan sesuai tuntunan nilai Islam. Mengenali Dunia Pra-Remaja Bersama Bunda Wening Hadir sebagai narasumber utama adalah Bunda Wening, seorang trainer sekaligus konselor parenting berpengalaman. Dalam pemaparannya yang bertajuk “Mendidik Anak Usia Pra Remaja”, Bunda Wening menekankan bahwa pola komunikasi orang tua harus mulai berubah. “Anak pra-remaja tidak bisa lagi sekadar diperintah. Mereka butuh didengar, butuh ruang untuk berdiskusi, dan yang paling penting, mereka butuh sosok orang tua yang bisa menjadi sahabat sekaligus kompas moral mereka,” ungkap Bunda Wening di hadapan para wali murid yang hadir. Beliau juga membagikan tips praktis mengenai cara merespons perubahan emosi anak yang cenderung fluktuatif di usia ini. Sesi ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat, di mana banyak orang tua saling berbagi keluh kesah dan solusi dalam mendampingi tumbuh kembang buah hati mereka. Memperkuat Sinergi melalui Paguyuban Kelas Setelah sesi parenting yang inspiratif, agenda dilanjutkan dengan pertemuan Paguyuban Kelas. Momen ini dimanfaatkan oleh wali murid dan wali kelas untuk berkoordinasi lebih intens mengenai program-program kelas, perkembangan belajar anak di sekolah, hingga persiapan mental siswa kelas 6 menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Sinergi antara materi parenting dari ahli dan diskusi praktis di paguyuban kelas ini diharapkan dapat menciptakan keselarasan antara pola didik di rumah dan di sekolah. Ikhtiar Mencetak Generasi Tangguh Program SOS merupakan komitmen berkelanjutan dari SDIT SAF 2 untuk tidak hanya mendidik siswa, tetapi juga merangkul orang tua dalam perjalanan pendidikan anak. Dengan pemahaman yang baik tentang fase pra-remaja, orang tua diharapkan dapat menjaga kedekatan emosional dengan anak sehingga ananda tetap merasa aman dan nyaman dalam bimbingan keluarga.

SOS (Sekolah Orang Tua Salman): Menyiapkan Orang Tua Menjadi Sahabat Anak Pra-Remaja Read More »

Sinergi Membangun Peradaban: Langkah Salman Al Farisi Perkuat Manajemen Pendidikan dan Operasional

SEMARANG – Menjaga kualitas pendidikan menuntut keterbukaan untuk terus belajar dan bertumbuh. Semangat inilah yang melandasi keluarga besar Yayasan Salman Al Farisi saat menggelar agenda Studi Tiru ke Yayasan Samudra Ilmu, Semarang, pada Senin, 4 Mei 2026. Agenda ini diikuti oleh delegasi lengkap yang terdiri dari karyawan bidang operasional, bidang pendidikan, hingga seluruh Kepala Sekolah dari jenjang KB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Kunjungan ini menjadi momentum krusial bagi para pengelola lembaga untuk memperluas cakrawala, mempererat koneksi, serta mengeksplorasi gagasan segar demi masa depan Sekolah Salman Al Farisi yang lebih baik. Saling Mengenal, Saling Menginspirasi Kegiatan dimulai dengan suasana hangat melalui sesi sambutan dari kedua belah pihak. Perwakilan Salman Al Farisi dan Yayasan Samudra Ilmu saling memaparkan profil serta visi-misi lembaga masing-masing. Pertukaran informasi ini memberikan gambaran awal tentang kekuatan setiap yayasan dalam mengelola institusi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Bedah Dapur: Sharing Session Dua Jalur Untuk mendapatkan hasil yang lebih tajam dan aplikatif, sesi sharing dibagi ke dalam dua kelompok besar: Kelompok 1 (Manajemen & Operasional): Fokus pada “dapur” yayasan. Sesi ini mempertemukan Direktur Operasional, Keuangan, SDM, Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), hingga Koordinator Al-Qur’an. Mereka berdiskusi mendalam mengenai tata kelola keuangan yang akuntabel, strategi pengembangan SDM, kemandirian ekonomi melalui BUMS, hingga standarisasi pembelajaran Al-Qur’an yang efektif. Kelompok 2 (Kepemimpinan Sekolah): Diisi oleh seluruh Kepala Sekolah dari seluruh jenjang. Diskusi kelompok ini berpusat pada manajemen sekolah, mulai dari kepemimpinan instruksional, inovasi kurikulum, hingga strategi membangun budaya sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa. Membawa Pulang Gagasan Baru Studi tiru ini bukan sekadar melihat keberhasilan lembaga lain, namun juga menjadi cermin bagi Salman Al Farisi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). “Kami pulang membawa catatan berharga. Banyak praktik baik di Samudra Ilmu yang bisa kita adaptasi dan modifikasi sesuai karakter Salman Al Farisi. Tujuannya satu: memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para siswa dan wali murid,” ujar salah satu peserta studi tiru. Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga seperti ini, Sekolah Salman Al Farisi optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga tangguh secara manajemen dan operasional.

Sinergi Membangun Peradaban: Langkah Salman Al Farisi Perkuat Manajemen Pendidikan dan Operasional Read More »

Bregada hingga Gunungan: Cara Unik Siswa SDIT Salman Al Farisi 1 Rayakan Semangat Kartini

SLEMAN – Jalanan di kawasan Pogung Rejo, Pogung Kidul, hingga Pogung Lor mendadak berubah menjadi panggung budaya yang meriah pada Jumat, 24 April 2026. Ratusan siswa kelas 1 hingga 5 SDIT Salman Al Farisi (SAF) 1 turun ke jalan untuk menggelar Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan tajuk “Kartini Masa Kini: Berbudaya, Menginspirasi, dan Berkarya”. Parade Bregada dan Kostum Kreatif Kemeriahan diawali dengan kemunculan Pasukan Bregada cilik. Mengenakan kostum tradisional yang gagah namun tetap lucu khas anak-anak, para siswa berbaris rapi layaknya prajurit keraton. Tidak hanya itu, berbagai properti menarik hasil kreativitas siswa dan guru turut menghiasi barisan, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata warga sekitar yang antusias menonton di pinggir jalan. Alunan Musik Lintas Budaya Kirab kali ini tidak hanya menonjolkan aspek visual, tetapi juga kekayaan seni musik. Sepanjang rute perjalanan, masyarakat disuguhi perpaduan harmoni yang unik. Suara ritmis dari pentas Pianika bersahutan dengan denting merdu Angklung yang dibawakan dengan kompak oleh para siswa. Suasana religius yang menjadi ciri khas Salman Al Farisi tetap kental terasa berkat iringan musik Hadroh. Perpaduan alat musik modern, tradisional, dan religi ini menjadi simbol bahwa “Kartini Masa Kini” di SDIT SAF 1 adalah generasi yang adaptif namun tetap memegang teguh akar budaya dan iman. Simbol Syukur: Pameran Gunungan Makanan Salah satu daya tarik utama dalam kirab ini adalah pameran Gunungan Makanan. Gunungan yang tersusun rapi dari berbagai macam jajanan ini menjadi simbol rasa syukur. Kehadiran gunungan ini mengundang decak kagum karena kreativitas penyusunannya yang melibatkan kerjasama antar siswa dan wali murid. Acara yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan titik kumpul di sekolah, di mana para siswa tampak bahagia setelah menempuh rute kirab dan menyapa warga. Agenda ini pun sukses menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara pihak sekolah dengan masyarakat Pogung dan sekitarnya.

Bregada hingga Gunungan: Cara Unik Siswa SDIT Salman Al Farisi 1 Rayakan Semangat Kartini Read More »