Yogyakarta, 24 Januari 2026 – Suasana syahdu dan penuh kekeluargaan menyelimuti gedung TB-KB-TKIT Salman Al Farisi (SAF) 1 pada Sabtu pagi. Seluruh wali murid berkumpul untuk mengikuti agenda rutin yang sangat dinantikan, yaitu Sekolah Orangtua Salman (SOS). Mengangkat tema besar “Ramadhanku Rindu Bersama Keluarga”, pertemuan kali ini menjadi sarana persiapan spiritual keluarga besar SAF 1 dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang kian dekat.
Awalan yang Menggetarkan Jiwa
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan pembukaan dan lantunan ayat suci Al-Qur’an (tilawah) yang membangkitkan kekhusyukan. Sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan identitas lembaga, para peserta serentak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan Mars JSIT dan Mars Salman Al Farisi yang menggugah semangat perjuangan di dunia pendidikan Islam.
Kepala Sekolah TB-KB-TKIT SAF 1 dalam sambutannya tidak hanya memberikan ucapan selamat datang, tetapi juga memaparkan perkembangan sekolah serta informasi penting terkait agenda pendidikan putra-putri tercinta. Beliau menekankan pentingnya keselarasan antara pendidikan di sekolah dan pembiasaan di rumah.
Gema Asmaul Husna: Penyejuk Pagi
Sebelum memasuki materi inti, suasana semakin haru dan khidmat saat agenda pentas dimulai. Penampilan “Gema Asmaul Husna” menjadi oase pagi yang menyejukkan. Lantunan asma-asma Allah yang agung ini berhasil membawa hati para orang tua untuk sejenak berhenti dari hiruk pikuk rutinitas dunia dan fokus pada tujuan utama mendidik anak: meraih ridha Sang Pencipta.
Kajian Inti: Merajut Rindu Ramadhan di Rumah
Puncak acara diisi dengan kajian parenting yang bertajuk “Ramadhan Ku Rindu Bersama Keluarga”. Materi ini disampaikan secara mendalam, mengajak para orang tua untuk mulai merancang strategi agar Ramadhan tahun ini menjadi momen yang paling dirindukan oleh anak-anak di rumah.
Beberapa poin penting yang dibahas antara lain:
-
Menciptakan atmosfer Ramadhan yang menyenangkan bagi anak usia dini.
-
Membangun kedekatan emosional melalui ibadah bersama.
-
Menjadikan rumah sebagai madrasah pertama yang penuh kasih sayang selama bulan puasa.
Diskusi dan Penutup
Antusiasme wali murid terlihat sangat tinggi saat sesi tanya jawab berlangsung pukul 09.45 WIB. Banyak orang tua berkonsultasi mengenai tantangan mengajak anak-anak balita untuk mulai mengenal puasa dengan cara yang suportif.
Acara ditutup pada pukul 10.15 WIB dengan informasi tambahan dan doa bersama. Melalui agenda SOS ini, diharapkan para orang tua pulang tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa tekad baru untuk menjadikan Ramadhan kali ini sebagai madrasah terbaik bagi keluarga besar Salman Al Farisi 1.
