Sleman, 28 Februari 2026 – Di tengah khidmatnya suasana bulan suci Ramadhan, TB-KB-TKIT Salman Al Farisi (SAF) 1 menggelar agenda rutin yang penuh makna: Bakti Sosial (Baksos). Bertempat di lingkungan sekolah, acara ini bukan sekadar ajang berbagi bantuan fisik kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, namun juga menjadi ruang belajar bagi murid dan wali murid untuk memperdalam spiritualitas dan ilmu parenting.
Panggung Kreativitas Siswa: Pembuka yang Menggugah
Acara dibuka dengan penuh semangat oleh seluruh murid dan wali murid. Keceriaan pecah saat anak-anak mulai naik ke atas panggung untuk menampilkan bakat mereka. Mulai dari lantunan merdu hafalan surah pendek, nasyid yang ceria, hingga kelincahan Tari Indang dan harmonisasi musik angklung. Penampilan ini membuktikan bahwa pendidikan di SAF 1 berhasil memadukan kecerdasan spiritual dan pelestarian budaya sejak dini.
Menyelami Sirah Bersama Ustadz Wuntad
Suasana semakin hidup saat Ustadz Wuntad hadir untuk “Berkisah”. Dengan gayanya yang sangat ekspresif dan jenaka, beliau membawa anak-anak bertualang menembus waktu menyelami perjalanan hidup Rasulullah SAW. Mulai dari momen turunnya wahyu kenabian yang menggetarkan, hingga perjalanan agung menjemput perintah salat, diceritakan dengan cara yang begitu enjoyable. Tak heran, anak-anak tampak terpaku mengikuti setiap gerak dan suara sang Ustadz, membuat pemahaman tentang Sirah Nabawiyah tertanam tanpa rasa bosan.
Nasihat untuk Orang Tua: Marah yang Beradab
Tidak hanya untuk anak-anak, Ustadz Wuntad juga memberikan “bekal” bagi para orang tua. Dengan gaya yang lucu namun tetap tajam, beliau menekankan bahwa keteladanan adalah kunci utama. “Anak adalah peniru ulung. Tanpa teladan yang baik, mereka hanya akan melihat contoh yang salah di depan matanya,” pesan beliau.
Beliau juga membagikan tips praktis saat emosi melanda ketika menghadapi kesalahan anak, yaitu dengan dua langkah cerdas:
-
Berdzikir: Agar lisan tetap terjaga dari kata-kata buruk yang bisa melukai hati anak.
-
Bertanya “Kenapa”: Agar orang tua terbiasa melakukan tabayyun (klarifikasi) dan memahami maksud di balik tindakan anak, alih-alih langsung menghakimi.
Berbagi Keberkahan untuk Sesama
Puncak dari agenda ini adalah penyaluran paket bakti sosial kepada masyarakat sekitar sekolah yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, keluarga besar SAF 1 ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan tidak hanya dirasakan di dalam lingkungan sekolah, tetapi juga mengalir hingga ke rumah-rumah tetangga di sekitar kita.
Agenda Baksos ini ditutup lalu dilanjutkan dengan agenda tebus sembako murah, pembagian sembako gratis, dan bazar murah untuk masyarakat. Benar adanya, bahwa tangan yang memberi lebih mulia, namun tangan yang merangkul dan memberi teladan akan menciptakan jejak kebaikan yang takkan terhapus waktu.
