Website SAF jogja

Satu Visi, Satu Misi: Mabit Yayasan Salman Al Farisi Eratkan Sinergi di Kaki Merapi

Cangkringan, 11 Oktober 2025 – Kehangatan api unggun dan udara sejuk khas Teras Merapi menjadi saksi eratnya ikatan seluruh keluarga besar Yayasan Salman Al Farisi. Selama dua hari, 10 hingga 11 Oktober 2025, seluruh guru, karyawan, hingga staf kantor pusat dan unit bisnis (BUMS) berkumpul dalam agenda Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) Yayasan Salman Al Farisi 2025. Di bawah tema “Satu Visi, Satu Misi, Menggapai Ridho Ilahi,” Mabit ini diadakan bertujuan untuk menguatkan kembali sinergi antar seluruh elemen lembaga, melakukan recharge ruhiyah, dan memantapkan semangat pegawai untuk memberikan pelayanan optimal di unit masing-masing.

Malam Penuh Tawa dan Inspirasi di Api Unggun

Agenda Mabit berlangsung hangat, seru, dan penuh keakraban. Setelah seluruh peserta tiba di sore hari dan menikmati makan malam bersama di pendopo, acara inti malam dimulai. Diawali dengan sambutan hangat dari Pak Suprih Hidayat, S.Sos, MPA, selaku Direktur Pendidikan Yayasan Salman Al Farisi, beliau menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mewujudkan visi yayasan.

Puncak kehangatan malam itu adalah sesi Api Unggun yang dibarengi dengan Pentas Seni dari setiap perwakilan lembaga. Sinergi antar unit terasa nyata saat mereka menampilkan keunikannya masing-masing—mulai dari tampilan nasyid dan rebana yang syahdu, drama musikal yang menghibur, pembacaan puisi yang mendalam, hingga stand up comedy yang mengundang tawa. Kemeriahan bertambah saat BUMS (Badan Usaha Milik Salman) membagikan doorprize bermanfaat untuk para peserta. Agenda malam itu diakhiri dengan agenda tukar kado bersama, meninggalkan kesan manis dan penuh persaudaraan.

Kekuatan Jiwa di Sepertiga Malam

Momen paling berharga dari Mabit ini adalah ketika seluruh peserta bangun pukul 3 pagi untuk melaksanakan Salat Tahajjud bersama. Suasana hening dan khusyuk menjadi ruang untuk setiap pegawai memohon kekuatan dan keberkahan atas tugas mulia yang diemban. Agenda spiritual berlanjut setelah Salat Shubuh dengan tilawah mandiri, di mana setiap peserta menuntaskan target wajib tilawah satu juz selama Mabit berlangsung. Proses recharge ruhiyah ini menjadi modal spiritual untuk kembali melayani umat dengan hati yang bersih.

Kegiatan dilanjutkan dengan olahraga pagi, sesi berfoto untuk mengabadikan momen, dan sarapan bersama. Sebagai penutup, Pak Suprih Hidayat memimpin doa bersama untuk memohon kebaikan bagi seluruh karyawan dan kemajuan Yayasan Salman Al Farisi di masa yang akan datang.

Mabit 2025 sukses menegaskan kembali bahwa di Salman Al Farisi, semangat profesionalisme selalu didampingi oleh ketulusan dan ketaatan kepada Ilahi, membentuk tim yang solid, bersinergi, dan siap menggapai ridho Allah dalam setiap langkahnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *