Yogyakarta, 23 Oktober 2025 – Jika ada hari yang merangkum masa lalu, seni, dan masa depan dalam satu perjalanan, inilah hari itu. Seluruh siswa/i Kelas 5 SDIT Salman Al Farisi 2 menjalani Kunjungan Edukasi yang luar biasa, menyeberangi waktu dari keagungan budaya di Museum Sonobudoyo menuju kecanggihan teknologi di Taman Pintar. Agenda ini dirancang untuk mengaitkan pembelajaran di kelas dengan dunia nyata, memperluas wawasan dan pengetahuan baru, melatih keterampilan sosial dan interaksi, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan cinta literasi melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.
Melestarikan Budaya di Museum Sonobudoyo
Perjalanan dimulai dai Museum Sonobudoyo. Museum yang didirikan sejak tahun 1935 dengan arsitektur tradisional Jawa ini dikenal sebagai museum budaya dan sejarah Jawa terlengkap kedua setelah Museum Nasional. Anak-anak diajak mengamati puluhan ribu koleksi benda bersejarah dan seni budaya yang sangat beragam, mulai dari arkeologi, numismatika (mata uang), filologi (bahasa dan sastra), dan etnografi (kebudayaan). Mereka menyaksikan langsung keindahan wayang kulit dan benda-benda pusaka yang menjadi saksi bisu peradaban Jawa. Kunjungan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya bangsa dan mengajarkan mereka tentang keragaman suku, adat, dan seni yang harus disyukuri sebagai karunia dari Allah SWT.
Menguji Nalar di Taman Pintar: Mencerdaskan dan Menyenangkan
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke tempat belajar interaktif di yakni Taman Pintar Yogyakarta. Mengusung motto “Mencerdaskan dan Menyenangkan,” tempat ini menjadi ruang belajar non-formal yang sempurna untuk menumbuhkan minat anak terhadap sains, teknologi, dan sejarah. Anak-anak diajak untuk menjelajahi berbagai wahana, mulai dari Gedung Oval-Kotak hingga Planetarium. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba langsung berbagai alat peraga dan percobaan yang menyenangkan, seperti menguji gaya gravitasi, mempelajari optik cahaya, hingga memahami prinsip kerja listrik.
Selain itu, anak-anak juga dapat melihat langsung benda-benda peninggalan sejarah kemerdekaan Indonesia juga setiap presiden RI dari masa ke masa. Taman Pintar berfungsi sebagai stimulus untuk menghidupkan nalar ilmiah. Anak-anak SDIT Salman Al Farisi 2 belajar bahwa ilmu pengetahuan itu seru, interaktif, dan merupakan jalan untuk memahami hukum-hukum alam yang ditetapkan oleh Sang Pencipta.
Kunjungan Edukasi Kelas 5 SDIT Salman Al Farisi 2 ini sukses menyajikan perpaduan unik: kearifan lokal yang kaya di Sonobudoyo dan semangat eksplorasi ilmiah yang universal di Taman Pintar. Siswa Kelas 5 kembali ke sekolah dengan wawasan yang luas tentang identitas budaya bangsa dan bekal ilmu pengetahuan yang siap diolah. Mereka adalah generasi Qurani Berprestasi yang menghargai akar budaya sambil melangkah maju dengan semangat ilmu pengetahuan dan teknologi.
