Website SAF jogja

Admin Situs

Regenerasi Kepemimpinan: Ibu Ratu Artha Luky Dewantari, S.Pd., M.M. Resmi Jabat Kepala Sekolah SDIT Salman Al Farisi

Depok, 30 Juni 2025 – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti SDIT Salman Al Farisi pada hari Senin, 30 Juni 2025, saat dilaksanakannya Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah untuk periode 2025-2028. Acara ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Yayasan, menandai regenerasi kepemimpinan yang bertujuan memberikan kesempatan bagi seluruh guru dan karyawan untuk terus bertumbuh serta berkembang. Ibu Puji Astuti, S.Pd., yang telah mendedikasikan diri sebagai kepala sekolah selama periode sebelumnya, secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Ibu Ratu Artha Luky Dewantari, S.Pd., M.M. Momen ini berlangsung khidmat, diwarnai dengan kenangan-kenangan manis selama masa jabatan Ibu Puji Astuti yang telah membawa banyak kemajuan bagi sekolah. Dalam sambutannya, Ibu Puji Astuti menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kerja sama dari seluruh civitas akademika SDIT Salman Al Farisi. Beliau juga mengenang berbagai suka dan duka yang telah dilalui bersama, menegaskan bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses pembelajaran dan pertumbuhan. Sementara itu, Ibu Ratu Artha Luky Dewantari, S.Pd., M.M., dalam pidato perdananya sebagai kepala sekolah baru, mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya untuk melanjutkan serta mengembangkan program-program yang telah berjalan baik. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi demi kemajuan pendidikan di SDIT Salman Al Farisi. Acara semakin mengharukan dengan adanya sesi penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan komite sekolah. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Ibu Puji Astuti dan menyambut hangat kepemimpinan Ibu Ratu Artha Luky Dewantari, berharap sekolah akan terus berprestasi di bawah nahkoda baru. Serah terima jabatan ini bukan hanya sekadar pergantian posisi, melainkan sebuah manifestasi dari visi Yayasan untuk terus berinovasi dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkontribusi secara maksimal. Dengan semangat baru dan komitmen bersama, SDIT Salman Al Farisi siap menyongsong masa depan yang lebih cerah.

Regenerasi Kepemimpinan: Ibu Ratu Artha Luky Dewantari, S.Pd., M.M. Resmi Jabat Kepala Sekolah SDIT Salman Al Farisi Read More »

Amanah Baru, Semangat Membara: Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah KB-TKIT Salman Al Farisi 2 Periode 2025-2028

Suasana khidmat menyelimuti Aula Kelas KB-TKIT Salman Al Farisi 2 pada Rabu, 25 Juni 2025. Hari itu menjadi saksi pergantian kepemimpinan yang diharapkan membawa semangat dan inovasi baru bagi lembaga pendidikan. Acara serah terima Jabatan Kepala Sekolah KB-TKIT Salman Al Farisi 2 untuk periode 2025-2028 resmi dilaksanakan. Kehadiran Ketua Yayasan Salman Al Farisi Yogyakarta, Bapak Prof. Dr. Ir. Moh. Khairudin, M.T., Ph.D., menandai pentingnya momen ini. Beliau hadir tak hanya untuk memberikan sambutan, tetapi juga secara langsung melantik Kepala Sekolah yang baru, Ibu Zakiya Sitatun Asma, S.Pd.I. Prosesi pelantikan disaksikan pula oleh Bapak Suprih Hidayat selaku Manager Bidang Pendidikan Salman Al Farisi Yogyakarta. Usai melantik, Prof. Dr. Ir. Moh. Khairudin, M.T., Ph.D., dalam sambutannya menyoroti betapa besar tanggung jawab seorang pemimpin. Beliau mengatakan bahwa pergantian kepemimpinan di setiap lembaga adalah cerminan dari sunatullah. Pesan ini semakin mendalam dengan dibacakannya ayat Al-Qur’an oleh Ibu Sariyati, S.Pd. yang artinya: “Dan (Ingatlah) ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu dia menunaikannya. Allah berfirman, Sesungguhnya Aku menjadikanmu Imam (pemimpin) bagi seluruh manusia Ibrahim berkata dan (juga) dari anak cucuku? Allah berfirman, janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang zalim.” (QS. Al-Baqarah: 124). Secara pribadi, Prof. Dr. Ir. Moh. Khairudin, M.T., Ph.D., mengingatkan bahwa kepemimpinan adalah amanah besar yang hanya diberikan kepada mereka yang telah lulus ujian dan dianggap mampu beradaptasi dengan hal-hal baru. Beliau pun menaruh harapan besar kepada Ibu Zakiya Sitatun Asma, S.Pd.I., agar dapat menjadi pemimpin yang bebas dari kezaliman, serta mampu berkembang dan tumbuh bersama dengan solidaritas supertim KB-TKIT Salman Al-Farisi 2. “Semoga Ibu Zakiya dapat memberi kontribusi lebih dan memajukan Lembaga Yayasan Salman Al-Farisi, khususnya KB-TKIT Salman Al-Farisi 2,” harap beliau. Harapan untuk inovasi dan terobosan juga disuarakan oleh Prof. Dr. Ir. Moh. Khairudin, M.T., Ph.D., agar KB-TKIT Salman Al Farisi 2 dapat lebih maju lagi. Hal ini sejalan dengan ungkapan bijak dari Ibu Latifah Dwi Wahyuni, S.Sos., yang sering menjadi cermin evaluasi diri dalam kepemimpinan: “Apa guna kepala sekolah hebat inovatif jika tidak didukung oleh guru dan karyawan. Dan apa guna guru yang inovatif dan hebat jika tidak didukung oleh kepala sekolah.” Sebuah pengingat akan pentingnya sinergi dan dukungan dalam mencapai kemajuan. Agenda pelantikan kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Suprih Hidayat, M.Si., memohon keberkahan untuk kepemimpinan yang baru. Tak lama setelah pelantikan, suasana kembali dinamis dengan dilanjutkannya Rapat Kerja guru dan karyawan KB-TKIT Salman Al Farisi 2. Rapat ini menjadi forum penting untuk membahas program selama satu semester di tahun ajaran 2025/2026. Diawali dengan pemaparan program personalia oleh Kepala Sekolah yang baru, Ibu Zakiya Sitatun Asma, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan oleh PJ Humas (Ibu Fathonah, S.Pd.), Waka Kesiswaan (Ibu Asih, S.Pd), Waka Kurikulum (Ibu Yuli Utami, S.Pd.), serta PJ Al-Qur’an (Ibu Siti Maryam Nur Handayani, S.Pd.). Rapat kerja ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan di KB-TKIT Salman Al Farisi 2. Kerja sama dan komitmen yang kuat dari seluruh warga sekolah menuntun pada harapan besar terhadap percapaian tujuan dan visi misi sekolah, serta memberikan inovasi dan totalitas dalam mengembangkan KB-TKIT Salman Al-Farisi 2 menjadi lebih maju lagi. (Ditulis oleh Fathonah, S.Pd., Humas KB-TKIT Salman Al Farisi 2)  

Amanah Baru, Semangat Membara: Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah KB-TKIT Salman Al Farisi 2 Periode 2025-2028 Read More »

9 Tahun Penuh Arti: Yukio dan Jejak Kebahagiaan di Salman Al Farisi | #CeritaSalman

Mari dengarkan kisah Ibu Tien Amry Astuti dan Bapak Suparjan, orang tua dari Yukio. Dulu, pada tahun 2016, setelah survei ke beberapa SDIT di Jogja, hati mereka akhirnya mantap memilih SDIT Salman Al Farisi 1 di Pogungrejo, Mlati. Sebuah keputusan yang tak henti mereka syukuri. Fondasi Kuat dari Pendidikan Dasar Selama bersekolah SDIT Salman Al Farisi, Yukio mendapatkan bimbingan yang luar biasa. Ibu Tien dan Bapak Suparjan melihat bagaimana putra mereka tidak hanya cemerlang di bidang akademis, tetapi juga aktif dalam kegiatan intrakurikuler yang setara dengan sekolah lain, juga didikukung dengan beragam ekstrakurikuler menarik. Salah satu yang paling membanggakan adalah program tahfidz, yang akhirnya menuntun keluarga mereka untuk melangkah ke jenjang SMPIT Salman Al Farisi Boarding School. Mereka bercerita, bahkan di masa pandemi, proses pembelajaran di Salman Al Farisi terbukti sangat efektif. Pembelajaran via Zoom, tugas melalui Google Classroom, bahkan ekstra tahfidz dan ujian tahfidz secara daring pun tetap berjalan. Ini menguatkan keyakinan mereka bahwa di kondisi normal pasca pandemi, pembelajaran pasti akan lebih efektif lagi. Apalagi, pikir mereka, SMPIT Salman Al Farisi berada dalam satu manajemen dengan SDIT-nya yang tentu dapat menjamin konsistensi kebijakan yang diterapkan. Kasih Sayang Guru: Pilar Pembentukan Karakter Bukan hanya kurikulum, Ibu Tien dan Bapak Suparjan sangat terkesan dengan guru-guru di SD yang membimbing anak-anak layaknya keluarga di rumah: penuh kasih sayang, lembut, dan perhatian yang lebih dari cukup. Model “among momong” ini menjadi pertimbangan utama mereka dalam memilih SMP, di samping harapan agar Yukio dapat melanjutkan hafalannya. Mereka yakin, sentuhan kasih sayang ini akan terus membentuk karakter Yukio. Alhamdulillah, segala yang mereka bayangkan benar-benar terjadi di SMPIT Salman Al Farisi Boarding School! Yukio mendapat bimbingan dan didikan yang penuh kasih sayang, baik di sekolah maupun di asrama. Ibu Tien bercerita sambil menahan haru, bagaimana di lima hari pertama saat Yukio sakit dan beradaptasi, Ustadz Faizin dan para musyrif lain dengan penuh kasih sayang mendampingi, membimbing, dan menguatkan Yukio untuk meraih cita-cita mulianya: memberikan mahkota surga kepada ayah dan ibu kelak. Buah Manis Prestasi Akademik, Tahfidz, dan Karakter Didikan akademis di sekolah turut menghasilkan prestasi yang membanggakan. Yukio lulus dengan total Nilai Gabungan ASPD dan Nilai Rapor 312,9. Ini adalah kebanggaan besar bagi mereka. Lebih istimewa lagi, melalui program takhassus tahfidz di kelas 8, Yukio berhasil menyetorkan hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 juz. Betapa bangganya Ibu Tien dan Bapak Suparjan telah menjadi bagian dari SMPIT Salman Al Farisi. Mereka melihat perubahan signifikan pada diri Yukio. Sikapnya yang lembut kepada Ibu Tien, melindungi kakak perempuannya, serta hormat kepada ayah, kakek, paman, dan om, semuanya adalah hasil tempaan selama berada di asrama putra SMPIT Salman Al Farisi. Masya Allah, Yukio yang menurut orang tuanya dahulu cenderung manja dan bossy sebagai bungsu kini jauh lebih baik. Kenangan Tak Terlupakan dari Kehidupan Asrama Saat Yukio pulang, selalu ada cerita lucu tentang ibu dapur yang sigap memberikan lauk pengganti, tentang serunya kegiatan di asrama seperti bermain sepak bola dengan musyrif, ekstrakurikuler yang menyenangkan, serta pendampingan belajar intensif jelang asesmen dan ASPD. Pengalaman-pengalaman ini, kata Ibu Tien dan Bapak Suparjan, tidak akan pernah Yukio alami di luar asrama. Tak heran, Yukio bahkan sempat bergumam, “Seandainya di Salman ada SMA, aku pasti lanjut di Salman Al Farisi.” Ibu Tien dan Bapak Suparjan tak henti bersyukur. Mereka merasa SMPIT Salman Al Farisi telah melaksanakan tugasnya dengan sempurna, membekali Yukio ilmu dunia dan akhirat, serta menghasilkan generasi Qur’ani yang sholih dan menginspirasi. Allahu Akbar! Capaian ASPD Yukio yang bahkan lebih unggul dari teman-teman SMP negeri, tentu juga berkat pendampingan profesional dari Lembaga Bimbingan Belajar Salman Al Farisi (LBB SAF) dan program unggulan tahfidz takhassus. Doa dan Harapan untuk Salman Al Farisi Mereka senantiasa berdoa agar hal-hal baik yang diceritakan Yukio akan semakin baik. Mereka berharap pendampingan ASPD semakin intensif, pendidikan karakter di asrama semakin menunjukkan akhlak terpuji, dan pantauan terhadap celah kenakalan kecil dapat lebih diperketat. Layanan kesehatan juga diharapkan terus ditingkatkan. Doa terbesar mereka adalah semoga SMAIT Salman Al Farisi segera terwujud, dan banyak orang tua berharap dapat mempercayakan pendidikan anaknya di sana. Terakhir, Ibu Tien dan Bapak Suparjan mengucapkan terima kasih dan “jazakumullah khairan katsira” kepada Kepala Sekolah, ustadz/ustadzah, para musyrif, ibu dapur, dan tim teknis. Mereka berharap Allah mencatat semua dedikasi ini sebagai amal shalih yang berbalas surga. (Diolah dari hasil penuturan Ibu Tien Amry Astuti & Bapak Suparjan, Orang tua Yukio Fayyadh Izazzaqi, alumnus SDIT Salman Al Farisi 1 2022, dan SMPIT Salman Al Farisi Boarding School 2025)

9 Tahun Penuh Arti: Yukio dan Jejak Kebahagiaan di Salman Al Farisi | #CeritaSalman Read More »