Yogyakarta, 15 September 2025 – SDIT Salman Al Farisi kembali menggelar agenda inspiratif yang menjadi jembatan antara sekolah dan keluarga, yaitu Sekolah Orang Tua Salman (SOS). Pada hari Minggu, 15 September 2025, seluruh wali murid kelas 1 hingga 6 berkumpul di SDIT Salman Al Farisi. Acara ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momen penting untuk menyatukan frekuensi, agar sekolah dan orang tua bisa berjalan seiring dalam mengawal proses belajar dan tumbuh kembang anak, baik di sekolah maupun di rumah.
Pentingnya Sinergi di Era Digital
Acara dimulai dengan pembukaan yang khidmat, diawali lantunan tilawah yang meneduhkan hati. Setelah sambutan dari Kepala Sekolah dan pengumuman-pengumuman penting, giliran Komite Sekolah menyampaikan pesan penguatan sinergi. Momen ini menegaskan bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kolaborasi erat dari semua pihak.
Puncak acara ini adalah sesi materi yang disampaikan oleh Ustadz Syafii Syukri, seorang praktisi pendidikan Islam. Beliau membawakan materi yang sangat relevan dan dinantikan, yaitu “Mendidik Anak di Fase Akil Baligh”. Ustadz Syafii menjelaskan dengan lugas bahwa fase akil baligh adalah masa krusial yang menantang, di mana peran orang tua harus berubah dari sekadar pengajar menjadi sahabat dan pembimbing. Beliau menekankan pentingnya komunikasi terbuka, membangun kepercayaan, dan menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai benteng dari berbagai pengaruh negatif di era modern. Sesi materi diakhiri dengan tanya jawab yang interaktif.
Harapan dan Komitmen Bersama
Acara ditutup dengan pengumuman doorprize yang menambah keceriaan dan pengumuman penting dari pihak Yayasan. Setiap wali murid pulang dengan membawa bekal ilmu, semangat baru, dan komitmen untuk menjadi mitra sejati bagi sekolah. Sekolah Orang Tua Salman ini sekali lagi membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berpusat di ruang kelas. Ia adalah sebuah ekosistem yang dibangun atas fondasi kolaborasi, kepercayaan, dan visi yang sama antara sekolah dan wali murid, demi masa depan anak-anak yang cerdas, berakhlak, dan tangguh.
