Inovasi Pembelajaran Usia Dini: Guru TK Salman Al Farisi Dalami Strategi ADLX Introflex di Gedung DPD RI
Yogyakarta, 30 Desember 2025 – Pada hari Selasa 30 Desember 2025 di Gedung DPD RI Yogyakarta, seluruh guru TK Salman Al Farisi berkumpul untuk memperdalam kompetensi pedagogik mereka. Agenda Pembinaan Guru TK ini berlangsung seru dan penuh antusiasme, menjadi wadah bagi para pendidik anak usia dini untuk menyelaraskan kurikulum nasional dengan nilai-nilai khas Salman Al Farisi. Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan bahwa pembelajaran di tingkat PAUD bukan sekadar aktivitas bermain biasa, melainkan sebuah proses pembelajaran mendalam (deep learning) yang berkesan bagi tumbuh kembang anak. Kurikulum Nasional dengan Pendekatan Deep Learning Narasumber ahli, Ibu Giyarni, S.Pd.AUD, membuka sesi dengan membedah Penerapan Kurikulum Nasional dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Beliau menekankan bahwa guru TK memiliki peran vital dalam membangun fondasi cara berpikir anak. Dengan pendekatan ini, guru diajak untuk: Melampaui sekadar hafalan materi, namun mengajak anak memahami makna di balik setiap aktivitas. Mendorong rasa ingin tahu (curiosity) siswa melalui stimulasi yang tepat. Mengaitkan materi kurikulum dengan kehidupan sehari-hari anak sehingga lebih mudah dipahami. ADLX Introflex Terpadu: Formula Belajar Bermakna Materi inti yang menjadi primadona dalam pembinaan ini adalah “ADLX Introflex Terpadu untuk Pembelajaran Bermakna”. Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi kualitas islami terpadu, metode ini menjadi senjata utama para guru di kelas. ADLX (Active Deep Learner eXperience) memastikan anak-anak mengalami proses belajar yang aktif dan mendalam. Sementara itu, komponen Introflex meliputi: Individualization: Mengenali keunikan setiap anak. Interaction: Membangun komunikasi dua arah yang hangat. Observation: Guru sebagai pengamat yang jeli terhadap perkembangan siswa. Reflection: Mengajak anak menarik hikmah dari setiap kegiatan yang dilakukan. Melalui pendekatan ini, PAUD Salman Al Farisi Jogja berkomitmen menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kecerdasan secara terpadu. Semangat Baru untuk Generasi Qurani Suasana di Gedung DPD RI hari itu tampak sangat dinamis. Para guru terlibat aktif dalam simulasi dan diskusi kelompok untuk mempraktikkan cara menyusun rencana pembelajaran yang berbasis ADLX Introflex. Pembinaan ini diakhiri dengan keyakinan kuat bahwa dengan guru yang terus belajar, siswa pun akan tumbuh menjadi pembelajar sejati. Para guru pulang dengan membawa “bekal” strategi baru untuk menyambut semester mendatang, demi mewujudkan generasi yang Qurani Berprestasi sejak usia dini.




