Website SAF jogja

Berita

Menjemput Keberkahan di Bulan Suci: SOS TB-KB-TKIT SAF 1 Ajak Orang Tua Siapkan Ramadhan Penuh Makna

Yogyakarta, 24 Januari 2026 – Suasana syahdu dan penuh kekeluargaan menyelimuti gedung TB-KB-TKIT Salman Al Farisi (SAF) 1 pada Sabtu pagi. Seluruh wali murid berkumpul untuk mengikuti agenda rutin yang sangat dinantikan, yaitu Sekolah Orangtua Salman (SOS). Mengangkat tema besar “Ramadhanku Rindu Bersama Keluarga”, pertemuan kali ini menjadi sarana persiapan spiritual keluarga besar SAF 1 dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang kian dekat. Awalan yang Menggetarkan Jiwa Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan pembukaan dan lantunan ayat suci Al-Qur’an (tilawah) yang membangkitkan kekhusyukan. Sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan identitas lembaga, para peserta serentak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan Mars JSIT dan Mars Salman Al Farisi yang menggugah semangat perjuangan di dunia pendidikan Islam. Kepala Sekolah TB-KB-TKIT SAF 1 dalam sambutannya tidak hanya memberikan ucapan selamat datang, tetapi juga memaparkan perkembangan sekolah serta informasi penting terkait agenda pendidikan putra-putri tercinta. Beliau menekankan pentingnya keselarasan antara pendidikan di sekolah dan pembiasaan di rumah. Gema Asmaul Husna: Penyejuk Pagi Sebelum memasuki materi inti, suasana semakin haru dan khidmat saat agenda pentas dimulai. Penampilan “Gema Asmaul Husna” menjadi oase pagi yang menyejukkan. Lantunan asma-asma Allah yang agung ini berhasil membawa hati para orang tua untuk sejenak berhenti dari hiruk pikuk rutinitas dunia dan fokus pada tujuan utama mendidik anak: meraih ridha Sang Pencipta. Kajian Inti: Merajut Rindu Ramadhan di Rumah Puncak acara diisi dengan kajian parenting yang bertajuk “Ramadhan Ku Rindu Bersama Keluarga”. Materi ini disampaikan secara mendalam, mengajak para orang tua untuk mulai merancang strategi agar Ramadhan tahun ini menjadi momen yang paling dirindukan oleh anak-anak di rumah. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain: Menciptakan atmosfer Ramadhan yang menyenangkan bagi anak usia dini. Membangun kedekatan emosional melalui ibadah bersama. Menjadikan rumah sebagai madrasah pertama yang penuh kasih sayang selama bulan puasa. Diskusi dan Penutup Antusiasme wali murid terlihat sangat tinggi saat sesi tanya jawab berlangsung pukul 09.45 WIB. Banyak orang tua berkonsultasi mengenai tantangan mengajak anak-anak balita untuk mulai mengenal puasa dengan cara yang suportif. Acara ditutup pada pukul 10.15 WIB dengan informasi tambahan dan doa bersama. Melalui agenda SOS ini, diharapkan para orang tua pulang tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa tekad baru untuk menjadikan Ramadhan kali ini sebagai madrasah terbaik bagi keluarga besar Salman Al Farisi 1.

Menjemput Keberkahan di Bulan Suci: SOS TB-KB-TKIT SAF 1 Ajak Orang Tua Siapkan Ramadhan Penuh Makna Read More »

Inovasi Pembelajaran Usia Dini: Guru TK Salman Al Farisi Dalami Strategi ADLX Introflex di Gedung DPD RI

Yogyakarta, 30 Desember 2025 – Pada hari Selasa 30 Desember 2025 di Gedung DPD RI Yogyakarta, seluruh guru TK Salman Al Farisi berkumpul untuk memperdalam kompetensi pedagogik mereka. Agenda Pembinaan Guru TK ini berlangsung seru dan penuh antusiasme, menjadi wadah bagi para pendidik anak usia dini untuk menyelaraskan kurikulum nasional dengan nilai-nilai khas Salman Al Farisi. Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan bahwa pembelajaran di tingkat PAUD bukan sekadar aktivitas bermain biasa, melainkan sebuah proses pembelajaran mendalam (deep learning) yang berkesan bagi tumbuh kembang anak. Kurikulum Nasional dengan Pendekatan Deep Learning Narasumber ahli, Ibu Giyarni, S.Pd.AUD, membuka sesi dengan membedah Penerapan Kurikulum Nasional dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Beliau menekankan bahwa guru TK memiliki peran vital dalam membangun fondasi cara berpikir anak. Dengan pendekatan ini, guru diajak untuk: Melampaui sekadar hafalan materi, namun mengajak anak memahami makna di balik setiap aktivitas. Mendorong rasa ingin tahu (curiosity) siswa melalui stimulasi yang tepat. Mengaitkan materi kurikulum dengan kehidupan sehari-hari anak sehingga lebih mudah dipahami. ADLX Introflex Terpadu: Formula Belajar Bermakna Materi inti yang menjadi primadona dalam pembinaan ini adalah “ADLX Introflex Terpadu untuk Pembelajaran Bermakna”. Sebagai sekolah yang menjunjung tinggi kualitas islami terpadu, metode ini menjadi senjata utama para guru di kelas. ADLX (Active Deep Learner eXperience) memastikan anak-anak mengalami proses belajar yang aktif dan mendalam. Sementara itu, komponen Introflex meliputi: Individualization: Mengenali keunikan setiap anak. Interaction: Membangun komunikasi dua arah yang hangat. Observation: Guru sebagai pengamat yang jeli terhadap perkembangan siswa. Reflection: Mengajak anak menarik hikmah dari setiap kegiatan yang dilakukan. Melalui pendekatan ini, PAUD Salman Al Farisi Jogja berkomitmen menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kecerdasan secara terpadu. Semangat Baru untuk Generasi Qurani Suasana di Gedung DPD RI hari itu tampak sangat dinamis. Para guru terlibat aktif dalam simulasi dan diskusi kelompok untuk mempraktikkan cara menyusun rencana pembelajaran yang berbasis ADLX Introflex. Pembinaan ini diakhiri dengan keyakinan kuat bahwa dengan guru yang terus belajar, siswa pun akan tumbuh menjadi pembelajar sejati. Para guru pulang dengan membawa “bekal” strategi baru untuk menyambut semester mendatang, demi mewujudkan generasi yang Qurani Berprestasi sejak usia dini.

Inovasi Pembelajaran Usia Dini: Guru TK Salman Al Farisi Dalami Strategi ADLX Introflex di Gedung DPD RI Read More »

Guru Bahagia, Murid Berjaya: Pembinaan Wali Kelas SD Salman Al Farisi Kupas Tuntas Teacher Well-Being dan Disiplin Positif

Sleman, 30 Desember 2025 – Menutup kalender tahun 2025 dengan semangat bertumbuh, seluruh wali kelas SD Salman Al Farisi berkumpul di SDIT Salman Al Farisi 2 untuk mengikuti agenda Pembinaan Guru Kelas. Acara yang berlangsung seru dan sarat akan ilmu ini menghadirkan pakar psikologi, Ibu Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, seorang dosen fakultas psikologi UGM dan praktisi pandidikan sebagai narasumber utama. Pembinaan ini menjadi sangat krusial karena wali kelas adalah “jantung” dari dinamika kelas. Di tangan mereka, karakter siswa dibentuk dan potensi unik setiap anak dikembangkan dalam keseharian di sekolah. Teacher Well-Being: Gelas yang Kosong Tak Bisa Menuang Sesi pertama dibuka dengan pembahasan yang sangat menyentuh sisi kemanusiaan seorang pendidik, yaitu Teacher Well-Being. Ibu Diana menekankan bahwa sebelum guru mampu membahagiakan muridnya, ia harus terlebih dahulu memiliki kesejahteraan mental yang baik. “Gelas yang kosong tidak bisa menuang air ke gelas yang lain,” analogi yang sangat pas untuk menggambarkan bahwa guru perlu menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan dirinya sendiri agar dapat menularkan energi positif kepada siswa. Materi ini mengajak para wali kelas untuk melakukan refleksi diri dan manajemen stres, guna menjaga passion dalam mengajar agar tetap menyala. Disiplin Positif: Mendisiplinkan Tanpa Menyakiti Memasuki sesi kedua, fokus beralih pada pengelolaan perilaku siswa melalui Disiplin Positif. Ibu Diana memaparkan bahwa disiplin bukanlah tentang hukuman atau rasa takut, melainkan tentang membangun kesadaran diri dan tanggung jawab pada siswa. Para wali kelas belajar bagaimana menetapkan batasan dengan cara yang santun namun tegas (firm and kind). Pendekatan ini selaras dengan nilai-nilai Islam yang mengedepankan kasih sayang dan pendidikan karakter, sehingga siswa belajar menaati aturan bukan karena takut dihukum, melainkan karena memahami nilai kebenaran di baliknya. Interaksi Penuh Makna: Menemukan ‘Intan’ dalam Diri Murid Sesi terakhir menjadi puncak pembinaan dengan tema Interaksi Penuh Makna. Ibu Diana membekali para guru dengan teknik untuk mengenali dan membangun potensi murid secara mendalam. Seorang wali kelas diharapkan tidak hanya melihat nilai akademis, tetapi mampu melihat “potensi unik” yang Allah titipkan pada setiap anak. Dengan interaksi yang berkualitas dan penuh empati, guru dapat membangun kedekatan emosional yang membuat murid merasa dihargai dan didukung. Inilah kunci utama untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menggapai prestasi terbaiknya. Menyongsong Tahun Baru dengan Semangat Baru Suasana penuh diskusi dan canda tawa mewarnai setiap sesi, membuktikan bahwa belajar ilmu psikologi pendidikan bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi para guru. Pembinaan ini diakhiri dengan harapan besar agar di tahun-tahun mendatang, para wali kelas SD Salman Al Farisi semakin siap menjadi Murabbi yang tangguh, bahagia, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung lahirnya generasi Qurani Berprestasi.

Guru Bahagia, Murid Berjaya: Pembinaan Wali Kelas SD Salman Al Farisi Kupas Tuntas Teacher Well-Being dan Disiplin Positif Read More »

From Good to Great: Pemimpin Salman Al Farisi Siapkan Strategi Sekolah Berprestasi Berbasis Data

Sleman, 29 Desember 2025 – Di penghujung tahun, jajaran pimpinan Sekolah Salman Al Farisi tidak mengendurkan semangat untuk bertumbuh. Bertempat di SDIT Salman Al Farisi 2, seluruh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah (Waka) berkumpul dalam agenda Pembinaan Pimpinan yang berlangsung seru, dinamis, dan sarat akan strategi manajerial tingkat tinggi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pimpinan untuk melakukan refleksi dan lompatan besar demi mewujudkan visi sekolah yang bukan sekadar baik, tapi menjadi luar biasa (Great). Kepemimpinan Inovatif & Manajemen Berbasis Data Hadir sebagai narasumber utama adalah Bapak Dedi Andrianto, S.Sos, Ketua Yayasan Samudera Ilmu Semarang. Dalam pemaparannya yang bertajuk “From Good to Great: Membangun Sekolah Berprestasi Melalui Kepemimpinan Inovatif dan Manajemen Berdasar Data”, beliau menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam memimpin sekolah. Beberapa poin kunci yang menjadi sorotan dalam materi tersebut antara lain: Kepemimpinan Inovatif: Bagaimana seorang pemimpin sekolah tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi mampu melihat peluang dan menciptakan solusi kreatif bagi tantangan pendidikan masa kini. Manajemen Berdasar Data: Menekankan bahwa setiap kebijakan sekolah, mulai dari kurikulum hingga pengembangan SDM, harus didasarkan pada data yang akurat agar hasil yang dicapai lebih terukur dan efektif. Belajar Lewat Pengalaman: Games Berhikmah Berbeda dengan seminar pimpinan yang biasanya kaku, acara kali ini dikemas dengan sangat interaktif. Di sela-sela materi yang padat, sesi dihangatkan dengan ice breaking dan games berhikmah. Permainan-permainan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah simulasi yang dikorelasikan langsung dengan dinamika kepemimpinan di lingkup sekolah. Melalui games ini, para pimpinan diajak untuk mempraktikkan cara berkomunikasi secara strategis, menjaga koordinasi tim dalam tekanan, serta mengambil keputusan cepat yang tetap mengutamakan hikmah dan kemaslahatan umat. Menyongsong Masa Depan Sekolah yang Tangguh Suasana penuh tawa namun tetap khidmat ini menciptakan ruang diskusi yang terbuka antar kepala sekolah. Sinergi ini diharapkan mampu membawa standar baru di seluruh unit Salman Al Farisi agar semakin solid dalam mencetak generasi Qurani Berprestasi. Pembinaan ini diakhiri dengan tekad kolektif bahwa untuk menjadi sekolah yang “Great”, diperlukan pemimpin yang mau terus belajar, berani berinovasi, dan rendah hati dalam melayani.

From Good to Great: Pemimpin Salman Al Farisi Siapkan Strategi Sekolah Berprestasi Berbasis Data Read More »

GEMATI 2025: Mencetak Pegawai Baru Salman Al Farisi yang Melayani dengan Hati Melalui Komunikasi Excellence

Yogyakarta, 29 Desember 2025 – Menjelang pergantian tahun, Yayasan Salman Al Farisi menyambut keluarga barunya dengan penuh energi melalui agenda GEMATI (Pelatihan Pegawai Baru Salman Al Farisi). Bertempat di Kollektif Co-Working & Space, acara ini berlangsung seru, dinamis, dan kaya akan wawasan praktis bagi para pendidik serta tenaga kependidikan baru. Pelatihan kali ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan visi lembaga: “Connecting to Care, Caring to Connect: Formula Komunikasi untuk Service Excellence di Lembaga Pendidikan”. Fokus utamanya adalah membekali pegawai baru dengan standar pelayanan prima yang berlandaskan kasih sayang dan profesionalisme. Filosofi dan Mindset: Menghubungkan Hati Sebelum Aksi Acara dipandu oleh narasumber inspiratif, Bapak Erik Hadi Saputra, S. Kom., M. Eng., yang dikenal mampu membawakan materi berat dengan cara yang menyenangkan. Sesi pertama dimulai dengan materi “Connecting to Care”. Di sini, para peserta diajak untuk membedah filosofi dan mindset dasar seorang pelayan umat di lembaga pendidikan. Bapak Erik menekankan bahwa pelayanan prima (Service Excellence) di Salman Al Farisi bermula dari hati yang peduli. Sebelum membangun koneksi secara profesional, seorang pegawai harus terlebih dahulu memiliki kepedulian (care) yang tulus terhadap siswa, wali murid, dan sesama rekan kerja. Mengasah Skill Komunikasi dalam Skenario Nyata Tidak hanya soal teori, pelatihan berlanjut ke sesi “Caring to Connect” yang berfokus pada skill dan teknik komunikasi. Peserta diajarkan bagaimana menerjemahkan kepedulian menjadi tindakan nyata melalui tutur kata, bahasa tubuh, dan empati. Keseruan semakin memuncak saat memasuki materi Formula Komunikasi Excellence dalam Skenario Nyata. Para peserta melakukan simulasi menghadapi berbagai situasi yang sering terjadi di sekolah, mulai dari menyapa wali murid dengan hangat hingga menangani keluhan dengan solusi yang menenangkan. Simulasi ini memastikan bahwa setiap pegawai baru siap memberikan impresi positif sejak hari pertama mereka bertugas. Komitmen Bersama untuk Pelayanan Terbaik Sebagai penutup, seluruh peserta menyusun Action Plan & Komitmen Bersama. Langkah ini diambil agar ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam keseharian di sekolah. Suasana seru dan penuh tawa yang tercipta selama acara membuktikan bahwa belajar tentang pelayanan tidak harus kaku. Dengan semangat “GEMATI”, para pegawai baru Salman Al Farisi kini siap melangkah dengan satu misi: memberikan pelayanan terbaik yang mencerminkan nilai-nilai Qurani Berprestasi.

GEMATI 2025: Mencetak Pegawai Baru Salman Al Farisi yang Melayani dengan Hati Melalui Komunikasi Excellence Read More »

Menuju Sekolah Unggulan: Pembinaan Guru & Karyawan SDIT SAF 2 Fokus pada Kualitas Pembelajaran dan Totalitas Murabbi

Sleman, 16 Desember 2025 – Di penghujung tahun, SDIT Salman Al Farisi 2 menggelar agenda krusial untuk memperkuat fondasi kualitas lembaga. Bertempat di lingkungan sekolah, Pembinaan Guru & Karyawan SDIT Salman Al Farisi 2 berlangsung dengan khidmat dan sarat akan ilmu. Seluruh guru dan karyawan hadir untuk menyamakan visi dalam membangun sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi rujukan dalam penguatan karakter Islami. Visi Menjadi SD Favorit: Lebih dari Sekadar Nama Sesi pertama dibuka dengan pemaparan inspiratif dari Prof. Ir. Moh. Khairudin, M.T., PhD. IPU., ASEAN., Eng. Beliau membedah strategi dan mimpi besar untuk menjadikan SDIT Salman Al Farisi 2 sebagai Sekolah Dasar Favorit. Menurut Prof. Khairudin, predikat “favorit” bukanlah sekadar popularitas, melainkan buah dari karakteristik yang kuat, dua di antaranya adalah: Kualitas Pembelajaran & Pendekatan Pendidikan: Sekolah harus konsisten berinovasi dalam metode ajar yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai agama. Penguatan Karakter dan Etika: Menjadikan sekolah sebagai laboratorium akhlak, di mana setiap interaksi didasarkan pada etika Islam yang luhur. Optimalisasi Peran Murabbi: Lima Dimensi Kecerdasan Guru Memasuki sesi kedua, Dr. Sudiyatno, ME membawa peserta menyelami kedalaman peran seorang pendidik. Beliau menekankan bahwa menjadi guru di Salman Al Farisi bukan sekadar profesi, melainkan bentuk totalitas berislam. Dr. Sudiyatno menjelaskan lima peran esensial yang harus dioptimalkan oleh setiap guru untuk mencetak generasi berkualitas: Mudarrib (Cerdas Kinestetik): Melatih keterampilan dan ketangkasan siswa. Mu’allim (Cerdas Intelektual): Mentransfer ilmu pengetahuan secara cerdas dan mendalam. Muwajih (Cerdas Spiritual): Menjadi pengarah yang membimbing ruhani dan kedekatan siswa kepada Allah. Mursyid (Cerdas Emosional): Menjadi pembimbing yang mampu menyentuh sisi emosi dan empati siswa. Muaddib (Cerdas Moral & Sosial): Penanam adab dan pembentuk karakter sosial yang santun. Satu Visi untuk Generasi Qurani Berprestasi Pelatihan ini ditutup dengan semangat baru bagi seluruh staf. Pesan kuat yang dibawa pulang adalah bahwa kualitas sebuah sekolah ditentukan oleh totalitas orang-orang di dalamnya. Guru bukan hanya pengajar, tetapi pelita yang menerangi jalan bagi siswa menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Dengan pembekalan ini, SDIT Salman Al Farisi 2 semakin mantap melangkah untuk memberikan layanan pendidikan terbaik, mengukuhkan diri sebagai lembaga yang melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kokoh secara moral.

Menuju Sekolah Unggulan: Pembinaan Guru & Karyawan SDIT SAF 2 Fokus pada Kualitas Pembelajaran dan Totalitas Murabbi Read More »

Memacu Adrenalin dan Kekompakan: Outbound SDIT Salman Al Farisi 2 Tanamkan Semangat Kerja Sama

Sleman, 26 November 2025 – Seluruh siswa/i SDIT Salman Al Farisi 2 meninggalkan rutinitas kelas untuk satu hari penuh petualangan dan tantangan dalam agenda Outbound Akbar di Karangasri Outbound. Mengusung semangat kebersamaan, acara ini berlangsung seru dan meriah, menguji kekompakan tim, kemampuan motorik, dan keberanian siswa melalui serangkaian game yang mendebarkan. Tujuan utama kegiatan ini adalah melatih keterampilan sosial, mengasah kerjasama, dan memberikan pengalaman belajar langsung di alam terbuka, sebagai bekal penting bagi pembentukan karakter siswa. Pembukaan Penuh Energi: Safety First dan Ice Breaking Pagi hari, seluruh peserta tiba di lokasi dan disambut dengan hangat oleh panitia dan fasilitator. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan peserta dan foto bersama untuk mengabadikan semangat sebelum bertanding. Setelah pembukaan singkat, fokus utama diberikan pada Safety Brief dari fasilitator. Petunjuk keselamatan yang jelas dan tegas memastikan seluruh permainan dapat berjalan aman dan lancar. Suasana semakin memanas dengan sesi Ice Breaking & Senam yang energik, menyatukan semangat dan fisik seluruh siswa. Pos Games Penuh Tantangan: Menguji Nalar dan Kekompakan Inti dari kegiatan outbound adalah rangkaian 12 pos games yang harus diselesaikan setiap kelompok, dengan durasi ketat 20 menit per pos. Permainan-permainan ini dirancang untuk memaksa siswa bekerja sama secara efektif dan berpikir kreatif: Water Games (Long Water, Water Transfer, Mini Polo Air): Menguji kecepatan, koordinasi, dan kemampuan memecahkan masalah dalam kondisi basah dan penuh tawa. Logic & Strategi (Blind Ball, Pipa Bocor, Crane, Pipe Line): Membutuhkan komunikasi non-visual, perencanaan tim, dan penggunaan logika untuk mengalirkan benda atau air ke tujuan. Adrenalin & Motorik (Berperahu, Halang Rintang, Tangkap Ikan, Tarzan Swing, Postman & Papan Goyang, Flying Bamboo): Mengasah keberanian, keseimbangan, dan motorik kasar. Terutama Tarzan Swing dan Flying Bamboo yang menuntut mental baja dan dukungan penuh dari tim. Setiap pos bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi tentang bagaimana siswa belajar mendengarkan, memimpin secara bergantian, dan menanggung kegagalan sebagai satu tim. Kegagalan di satu pos tidak mengurangi semangat mereka untuk menyelesaikan pos berikutnya. Penutup Penuh Kesan: Kembali dengan Semangat Baru Setelah menyelesaikan seluruh tantangan pos games yang menguras energi dan memacu adrenalin, seluruh peserta menjalani sesi ISHOMA (Istirahat, Shalat, Makan). Momen ini menjadi waktu bagi siswa untuk mengembalikan energi, bersyukur, dan merefleksikan pelajaran yang didapat. Kegiatan Outbound SDIT Salman Al Farisi 2 diakhiri dengan upacara penutupan yang sederhana namun berkesan. Seluruh siswa pulang membawa kenangan seru, pakaian yang basah, dan yang terpenting: semangat kekompakan dan daya juang yang lebih tinggi. Mereka kembali ke sekolah, siap mengaplikasikan pelajaran kerja tim yang didapat di alam terbuka ke dalam proses belajar mereka sebagai generasi Qurani Berprestasi.

Memacu Adrenalin dan Kekompakan: Outbound SDIT Salman Al Farisi 2 Tanamkan Semangat Kerja Sama Read More »

Syukuran dan Dedikasi: Salman Al Farisi Rayakan Hari Guru Sebagai Hari Apresiasi dan Peningkatan Teladan

Yogyakarta, 25 November 2025 – Tepat pada Hari Guru Nasional, seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Salman Al Farisi merayakan hari istimewa ini dengan rangkaian acara yang berbeda, namun dengan satu semangat yang sama: menghormati dedikasi para Murabbi dan memperkuat komitmen menjadi teladan. Dari jenjang paling dasar hingga menengah, perayaan ini menjadi momen apresiasi dan recharge ruhiyah bagi seluruh guru dan karyawan. Canda Tawa dan Kartu Tulus di Jenjang TK Perayaan di jenjang Taman Kanak-kanak berlangsung penuh kehangatan dan keakraban bersama anak-anak: TB-KB-TKIT Salman Al Farisi 1: Keceriaan dimulai dengan potong kue dan makan bersama guru dan siswa. Anak-anak disuguhi video kartun seputar guru yang menghibur. Momen apresiasi diberikan dalam bentuk sederhana namun manis: guru mendapatkan buket cokelat dan kaos kaki, simbol kenyamanan dan kehangatan. KB-TKIT Salman Al Farisi 2: Anak-anak disuguhkan sesi edukatif melalui dialog bersama Bu Yani & Boneka Tsabita, yang menyampaikan pesan tentang peran guru. Suasana haru tercipta saat Bu Tien mendedikasikan puisi untuk rekan-rekan guru. Ekspresi cinta paling tulus datang dari anak-anak yang menempel kartu ucapan di pagar sebagai ucapan Selamat Hari Guru. Inspirasi dan Apresiasi Masa Kerja di Jenjang SD Jenjang Sekolah Dasar memadukan penampilan siswa dan penguatan spiritual bagi guru: SDIT Salman Al Farisi 1: Apresiasi datang langsung dari siswa. Kelas 1 dan 4 mempersembahkan gerak lagu sebagai ucapan terima kasih. Siangnya, guru mengikuti agenda khusus Pengajian bersama Ustad Syafi’i Masykur, S. Ag, M. Hum, yang fokus pada tema guru menjadi teladan dalam amal dan akhlak. Acara ditutup dengan pemberian apresiasi hadiah untuk para guru. SDIT Salman Al Farisi 2: Siswa berkreasi dengan menonton video hari guru, menggambar, dan menulis ucapan tulus. Interaksi langsung terjalin melalui games bersama guru (pesan berantai, kata bersambung, tebak nama kota, tebak gambar, dan tebak nama siswa) yang mengundang gelak tawa. Momen spesial dilakukan saat syukuran potong tumpeng dan apresiasi gukar yang masa kerjanya lebih dari 10 tahun, menghargai loyalitas dan pengabdian yang panjang. Kreativitas Penuh Semangat di Jenjang SMPIT Siswa SMPIT Salman Al Farisi menunjukkan rasa hormat dan terima kasih melalui kreativitas seni dan pertunjukan yang solid: Kelas 7A tampil energik dengan Drama dan bernyanyi (Laskar Pelangi). Kelas 7B menyentuh hati dengan membaca puisi dan menyanyi. Kelas 8A menyanyikan lagu dedikasi Doaku untukmu Guru (JSIT), dan Kelas 8B membawakan lantunan Nasyid Guruku (Gontor). Kelas 9A mempersembahkan video drama yang penuh makna, sementara Kelas 9B menutup dengan pertunjukan Flashmob yang ceria dan kompak. Acara di SMPIT ditutup dengan pemutaran video kenang-kenangan Hari Guru dari OSIS, meninggalkan kesan haru dan bangga di hati para guru. Yayasan Salman Al Farisi juga memberikan apresiasi kepada setiap guru dan karyawan di lembaga dengan memberikan bingkisan sajadah ukir nama sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi penuh yang diberikan oleh mereka di masing-masing perannya. Sajadah juga menjadi simbol bahwa besar harapan Yayasan Salman Al Farisi agar para guru karyawan senantiasa menyertakan Salman Al Farisi dalam doa-doa di sujud mereka; mendoakan kemajuan dan keberkahan setiap langkah di seluruh elemen Yayasan Salman Al Farisi Perayaan Hari Guru di berbagai lembaga Salman Al Farisi ini menegaskan kembali komitmen yayasan: bahwa guru adalah aset terpenting yang harus diapresiasi, dan teladan akhlak serta amal adalah fondasi utama dalam mencetak generasi Qurani Berprestasi.

Syukuran dan Dedikasi: Salman Al Farisi Rayakan Hari Guru Sebagai Hari Apresiasi dan Peningkatan Teladan Read More »

Canda Tawa di Gembiraloka: Family Gathering TB-KB-TKIT Salman Al Farisi 1 Eratkan Sinergi Sekolah dan Keluarga

Yogyakarta, 22 November 2025 – Kebun Binatang Gembiraloka pada hari itu dipenuhi dengan warna ceria dan gelak tawa keluarga besar TB-KB-TKIT Salman Al Farisi 1. Dalam agenda Family Gathering tahunan, seluruh guru, wali murid, dan siswa/i berkumpul untuk merayakan kebersamaan. Acara ini bertujuan utama untuk mempererat silaturahmi, menguatkan sinergi antara sekolah dan orang tua, serta memberikan ruang refreshing bagi anak-anak melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna. Yel-Yel Semangat dan Tilawah Pembuka Berkah Meskipun cuaca cerah, semangat para peserta jauh lebih membara. Acara diawali dengan penuh energi: setiap kelas unjuk kebolehan dengan menampilkan yel-yel yang kompak dan lucu, diakhiri dengan sesi foto per kelas yang mengabadikan kebersamaan. Setelah check-in bersama orang tua, seluruh peserta berkumpul di tanah lapang Gembiraloka untuk pembukaan resmi. Pesan bahwa keluarga Salman Al Farisi adalah keluarga Qurani ditegaskan melalui penampilan Pembacaan Tilawah dan Terjemah yang dibawakan dengan fasih oleh siswa/i kelompok B. Lantunan ayat suci ini memberikan keberkahan dan menyejukkan hati, menjadi fondasi utama sebelum memulai rangkaian keseruan. Permainan Keakraban: Menghidupkan Komunikasi dan Kekompakan Puncak dari acara ini adalah Permainan Keakraban Orang Tua & Anak. Sesi ini dirancang khusus untuk memperkuat ikatan emosional dan melatih komunikasi non-verbal antara orang tua dan anak. Berbagai permainan menantang kekompakan mereka: dari Permainan Konsentrasi yang menguji fokus, ambil Bola yang menuntut kecepatan, hingga angkat Bola yang memerlukan koordinasi dan kerjasama tim yang solid. Melihat orang tua dan anak-anak berusaha menyelesaikan misi bersama, tertawa, dan saling menyemangati, adalah pemandangan yang mengharukan sekaligus penuh energi. Keseruan berlanjut dengan Kuis dan Pembagian Doorprize yang semakin memeriahkan suasana. Apresiasi dan Eksplorasi Bebas Acara resmi ditutup dengan sesi Apresiasi Kelas dan foto bersama, memberikan penghargaan atas kekompakan dan partisipasi aktif seluruh keluarga. Setelah penutup, acara beralih ke sesi yang paling dinanti anak-anak: Acara Bebas. Anak-anak dan orang tua bebas berkeliling Gembiraloka Zoo, menjelajahi koleksi satwa, dan menikmati wahana yang tersedia. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi orang tua untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak, sekaligus mengaplikasikan ilmu pengetahuan alam yang telah dipelajari.

Canda Tawa di Gembiraloka: Family Gathering TB-KB-TKIT Salman Al Farisi 1 Eratkan Sinergi Sekolah dan Keluarga Read More »

Gerak Bersama, Tumbuh Bahagia: Outbound SDIT Salman Al Farisi Melatih Kekompakan Tim dan Motorik Siswa

Sleman, 19 November 2025 – Suasana riuh rendah keceriaan dan semangat kebersamaan menyelimuti Karangasri Outbound. Seluruh siswa/i SDIT Salman Al Farisi dari kelas 1 hingga 6 hari itu meninggalkan bangku sekolah untuk menjalani Outbound Akbar dengan tema yang inspiratif: “Gerak Bersama, Tumbuh Bahagia.” Agenda ini dirancang untuk melatih kemampuan motorik kasar siswa, mengasah kerjasama dan kekompakan tim, serta mengajak anak-anak untuk lebih dekat dengan alam, menjadikan proses belajar sebagai petualangan yang seru dan bermakna. Perjalanan Awal dan Ice Breaking Pembuka Semangat Pagi hari, seluruh peserta outbound berkumpul dan berangkat bersama dari sekolah dengan menaiki bis. Perjalanan menuju Karangasri Outbound dipenuhi lagu-lagu penyemangat dan canda tawa, membangun antusiasme sejak dini. Sesampainya di lokasi, kegiatan diawali dengan sesi Ice Breaking yang dipandu oleh instruktur. Permainan ringan yang penuh energi ini sukses memecah kebekuan dan menyatukan semangat seluruh peserta, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di pos-pos berikutnya. Uji Kekompakan Tim di Setiap Pos Tantangan Inti dari kegiatan outbound adalah rangkaian permainan di pos-pos berbeda yang harus diselesaikan secara bergantian. Hampir semua permainan ini melibatkan kerja tim yang solid, menguji kemampuan komunikasi dan kerjasama siswa: Voli Bola Jumbo & Estafet Bola dengan Pipa: Permainan ini melatih koordinasi dan strategi kelompok dalam memindahkan objek besar atau kecil tanpa bantuan tangan langsung. Memindahkan Balok dengan Tali & Estafet Alas: Menuntut kesabaran, kepemimpinan, dan kepercayaan antar anggota tim untuk menyelesaikan misi yang membutuhkan sinkronisasi gerakan. Mengangkat Pingpong dengan Sumpit & Memindahkan Bola dengan Mata Tertutup: Melatih ketelitian, fokus, serta komunikasi verbal yang efektif dalam kondisi keterbatasan sensorik. Selain permainan kelompok, kemampuan fisik dan motorik individu juga diuji dalam zona Ketangkasan, di mana anak-anak harus melewati berbagai rintangan seperti melompat sesuai pola, merangkak melewati ring, dan loncat melewati ring. Puncak Keseruan: Air, Alam, dan Flying Fox Kegiatan semakin meriah dengan Aneka Permainan Air, di mana anak-anak bebas bermain dan berinteraksi dalam suasana yang santai dan menyegarkan. Momen ini menjadi pelepas ketegangan setelah sesi tantangan yang intens. Sebagai penutup yang paling memacu adrenalin, anak-anak berkesempatan mencoba Flying Fox. Tantangan meluncur dari ketinggian ini melatih keberanian dan menumbuhkan rasa percaya diri, sebuah pelajaran penting yang mereka bawa pulang dari alam terbuka. Outbound di Karangasri ini sukses menyajikan pembelajaran yang jauh dari kata membosankan. Seluruh siswa/i SDIT Salman Al Farisi kembali ke sekolah dengan jiwa yang lebih segar, motorik yang lebih terasah, dan pemahaman yang mendalam bahwa kebahagiaan terbesar tercipta dari kebersamaan dan kekompakan tim.

Gerak Bersama, Tumbuh Bahagia: Outbound SDIT Salman Al Farisi Melatih Kekompakan Tim dan Motorik Siswa Read More »